Menurut Amin, sebagai pembantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan timnya hanya bertugas memastikan program rutin dan program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) terlaksana.
"Saya tidak punya target khusus. Tolong dicatat, TGUPP tidak punya target khusus. Yang punya target adalah Pak Gubernur dan Pak Wagub," kata Amin ditemui di kantornya di Balai Kota kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gubernur mengatakan ini harus selesai dalam sekian bulan, kami pastikan itu selesai. Caranya bagaimana? Kan ada Dinas Perumahan yang harus menyusun policy. Nah, kami kejar progresnya sudah sampai mana," kata Amin.
Lihat juga:TGUPP Anies yang Belum Terlihat Sempurna |
Mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara ini mengklaim publik bisa menilai kinerja TGUPP dari serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI di akhir tahun. Hal itu lantaran masalah penyerapan anggaran yang lambat selalu terulang setiap tahun.
Demi memastikan penyerapan anggaran optimal dan tidak menumpuk di akhir tahun, Amin menyebut TGUPP akan terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev).
"Kita membantu Gubernur melakukan monev. Masa beliau nagih-nagih ke satu-satu SKPD," tandas Amin. (arh/sur)