Ketua TGUPP Bantah Timnya Jadi 'Sarang' Timses Anies-Sandi

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Rabu, 21/03/2018 05:45 WIB
Ketua TGUPP DKI Jakarta Amien Subekti membantah tudingan timnya menjadi sarang timses Anies-Sandi. Amin mengklaim anggota TGUPP profesional di berbagai bidang. TGUPP jadi sarang timses Anies-Sandi dibantah. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Amin Subekti menyangkal tudingan jika timnya banyak diisi oleh tim sukses (timses) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno saat pilkada DKI Jakarta tahun lalu.

"Mana tim sukses? Mana? Memangnya saya tim sukses?," ujarnya sambil tertawa ketika ditemui di kantornya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (20/3).


Kendati demikian, Amin mengaku tak bisa berbuat banyak untuk mengubah anggapan publik tersebut. Dia berjanji timnya akan mampu menunjukan kinerja yang baik dalam membantu gubernur dalam membangun dan menata Jakarta.


"Kalau persepsi kan nggak bisa dikontrol orang mau persepsi apa, tetapi sekarang kita bicara deh siapa sih yang sekarang jadi TGUPP?," kata bekas Direktur Utama PT PLN itu.


Amin mengklaim Anies menunjuk anggota TGUPP yang sudah profesional dalam berbagai bidang, termasuk birokrasi. Beberapa diantaranya kata Amien adalah mantan Kepala Bappeda DKI Achmad Harjadi dan mantan Asisten Perekonomian DKI Hasan Basri Saleh.

"Mereka sudah senior di birokrasi. Mereka bisa menjalankan dan menyampaikan program ke SKPD (satuan kerja perangkat daerah)," katanya.

Amin juga turut membanggakan kehadiran mantan deputi Rektor Universitas Paramadina Totok Amin Soefijanto dan pengamat transportasi Achmad Izzul Waro yang memperkuat TGUPP.


Untuk mencegah TGUPP dianggap sebagai tim 'bayangan' Anies, Amin menegaskan bahwa secara tertulis dan tindakan TGUPP tidak dimaksudkan untuk mengganti peran SKPD.

Namun, dia melanjutkan, TGUPP adalah perangkat gubernur untuk memberi saran terhadap keputusan dan kebijakan pemimpin ibu kota.

"Kami juga mengkomunikasikan dengan SKPD seperti itu. Jadi, anggapan bahwa kami kemudian menjadi bayangan. Nggaklah," kata Amin.


Anggapan TGUPP diisi Timses Anies-Sandi bermula ketika eks pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto ditunjuk Anies sebagai Ketua TGUPP Bidang Pencegahan Korupsi. Semasa kampanye, Bambang tergabung sebagai tim pakar Anies-Sandi.

Sedangkan di Bidang Harmonisasi Regulasi, advokat sekaligus pengusaha Rikrik Rizkiyana ditunjuk sebagai ketua. Rikrik merupakan anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi.

Juru bicara Anies-Sandi sejak masa kampanye, Naufal Firman Yursak juga masuk sebagai anggota TGUPP bidang percepatan pembangunan. (DAL/DAL)