Acara tersebut dikritik lantaran Zumi Zola saat ini adalah tersangka kasus korupsi yang ditangani KPK.
"Pimpinan KPK sudah menugaskan direktorat Pengawasan Internal (PI) untuk melalukan klarifikasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Rabu (21/3).
Pengawasan Internal diminta menjelaskan agar peristiwa pembukaan acara itu oleh Zumi Zola bisa diketahui dengan jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri mengatakan bahwa kronologis dan penugasan yang dilakukan tim tersebut akan diperiksa kembali. Menurutnya, KPK ingin memperhatikan keseimbangan kerja bidang penindakan dan pencegahan agar berjalan beriringan.
Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik KPK yang melibatkan Gubernur Jambi Zumi Zola untuk membuka acara Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Jambi, Senin (19/3).
Menurut ICW, kegiatan pencegahan korupsi dari KPK yang dibuka Zumi sangat memalukan. Pasalnya Zumi merupakan tersangka korupsi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada akhir Januari 2018 lalu.
ICW menilai kegiatan pencegahan korupsi yang dibuka oleh tersangka korupsi justru akan merusak citra KPK. Lembaga antirasuah itu dianggap teledor meminta tersangka korupsi membuka acara dan melibatkannya dalam satu forum antikorupsi. (sur)