Wakasat Polisi PP Bantah Bocorkan Surat Penutupan Alexis

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 22:17 WIB
Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Hidayatullah menyebut dirinya tidak membocorkan surat edaran mengenai penutupan Alexis. Hotel Alexis. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Polisi Pamong Praja DKI Hidayatullah menyebut dirinya tidak membocorkan surat edaran mengenai penutupan Alexis yang seharusnya dilakukan Kamis (22/3).

"Demi Allah, saya tidak membocorkan surat edaran tersebut. Saya sendiri tidak tahu menahu mengenai proses surat tersebut," kata Hidayatullah di Balai Kota DKI, Kamis (22/3).

Ketika ditanya mengenai adanya surat edaran dan terkait penutupan Hotel Alexis, ia memberi keterangan kepada wartawan bahwa itu bukan kewenangannya. Awak media pun sempat diminta untuk bertanya langsung kepada Kepala Satpol PP DKI, Yani Wahyu Purwoko.



"Saya berikan pernyataan bahwa itu bukan kewenangan saya. Dan wartawan saya minta untuk bertanya langsung kepada Pak Kasatpol PP," katanya.

Hidayatullah pun kemudian mengkonfirmasi soal adanya anggota Satpol PP yang bersiap di lokasi setelah adanya surat edaran itu. Sebelumnya, surat edaran penutupan Alexis sudah beredar di kalangan wartawan Balai Kota.


Kemudian, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan pihaknya menerima surat yang meminta bantuan personel untuk menutup Alexis.

"Memang betul ada surat dari Satpol PP DKI ke Polda Metro Jaya untuk meminta bantuan personel dalam rangka penutupan Alexis. Polda Metro dan Polresta Jakarta Utara mempersiapkan 60 personel. Jam 15.00 WIB dilaksanakan Apel di Kelurahan Ancol. Karena belum ada rapat koordinasi berkaitan dengan giat akan melakukan penutupan maka pelaksanaan ditunda," kata Argo. (asa)