"Desa dan kota itu beda mindset-nya. Kita berada di kota, tapi mindset-nya desa. Desa bukan dalam artian jelek, ya, hanya mindset," kata Anies di lokasi.
Anies menjelaskan perbedaan warga kota dan desa terkait penggunaan air tanah. Bahwa dengan lahas yang luas, masyarakat desa akan dengan mudah menggunakan air tanah. Istilahnya, membuat sumur di mana saja, maka langsung dapat air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal berbeda tentu dengan di Jakarta. Kondisi Jakarta berbeda dengan di desa. Sementara banyak masyarakat desa yang pindah ke kota, seperti Jakarta, masih 'membawa' pola pikir desanya.
"Banyak orang dari desa pindah ke kota. Berpikirnya masih sama seperti kita di desa. Ambil air di mana saja, buangnya di mana, buang sampah di mana saja," ujar Anies.
"Kalau di desa, tidak masalah. Tinggal gali sumur dan langsung dapat air. Sedangkan di kota air harus dibeli eceran," ujarnya.
Normalisasi Sungai
Adapun Musrenbang dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) DKI 2019.
Musrenbang Jakarta Barat tahun ini fokus pada pencegahan banjir. Dari 2.855 usulan warga yang diterima, beberapa di antaranya membahas percepatan normalisasi kali. Normalisasi itu antara lain Kali Mookervart, Kali Apuran, Kali Sekretaris, Kali Anak Ciliwung, Kali Semongol, Kali Pesanggrahan, dan Kali Angke.
"Kali Apuran itu baru tahap pertama. Ini perlu dilanjutkan agar air dari Bogor lancar," kata Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi.
Lihat juga:Pakar Air: Jakarta Darurat Sumur Resapan |
"Anak Kali Ciliwung itu menembus dari Jalan Kunir ke Jembatan Batu. Itu sama, baru separuh dilakukan. Kali Angke juga sama. Kalau enggak cepat, bisa banjir di sana," katanya.
Kemudian, Anas meminta pemprov membangun rumah susun (rusun) untuk warga terdampak normalisasi Kali Semongol. Hingga kini, pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Semongol belum rampung.
"Jika ini tidak cepat nanti kalau ada air datang dari Tangerang, otomatis bisa banjir. Kalau rob, kawasan di sekitar kali Semongol akan cepat naik," katanya
Catatan Redaksi: Artikel ini diubah dari judul Soal Air Tanah, Anies Sebut Warga Jakarta Masih 'Ndeso' menjadi Soal Air Tanah, Anies Sebut Warga DKI Berpikir ala Orang Desa pada pukul 21:37 WIB. (osc/gil)