Ical Bangga Banyak Kader Golkar Hengkang ke Partai Lain

RZR, CNN Indonesia | Jumat, 23/03/2018 08:56 WIB
Ical Bangga Banyak Kader Golkar Hengkang ke Partai Lain Aburizal bakrie atau Ical menyebut Golkar punya kader berprestasi, karenanya dia tak masalah jika partai beringin harus 'menyumbang' ke partai-partai lain. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mengaku bangga beberapa kader beringin keluar dari partainya dan pindah ke partai lain. Ical, sapaan akrab Aburizal meminta para mantan kadernya itu supaya menggenjot kinerja partai barunya agar dapat selevel dengan Golkar.

"Kita berbangga hati. Karena begitu banyak kader Golkar yang baik harus kita sumbangkan ke partai lain supaya partai lain sama baiknya dengan partai Golkar," kata Ical di sela-sela Rakernas Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (22/3) malam.

Diketahui ada beberapa kader Golkar seperti Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo yang pindah Partai NasDem. Selain itu adapula nama Priyo Budi Santoso yang dikabarkan pindah ke Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto.
Ical juga mengklaim bahwa Golkar memiliki banyak kader berprestasi. Karena itu, ia rela agar Golkar 'menyumbang' para kader yang berprestasi tersebut ke partai lain.


"Karena di Golkar begitu banyak orang berprestasi. Dia (Golkar) harus menyumbang untuk partai lain. Kasihan kan kalau partai lain nggak punya kader," tambahnya.

Ical juga mengingatkan bahwa bagi para kader Golkar yang berniat untuk pindah partai tak perlu meminta izin dirinya terlebih dulu. Ia menyatakan hal tersebut hak pribadi yang bersangkutan.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat era SBY itu juga tak mempermasalahkan kader Golkar pindah partai asalkan terus memiliki kontribusi untuk negara di partai tujuannya.

"Saya sih kalau menyumbangkan sesuatu untuk partai lain agar negara berkembang kan bagus," katanya.
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto mengatakan tak heran jika banyak kader partainya yang pindah ke partai lain. Ia mengatakan saat ini alumni kader Golkar telah tersebar di berbagai Partai.

"Golkar kadernya banyak, selalu di berbagai partai ada alumni Golkar," kata Airlangga.

Soal kepindahan Priyo Budi Santoso ke Partai Berkarya, Airlangga enggan komentar lebih jauh. Ia hanya menegaskan dirinya belum mendapatkan surat resmi pengunduran diri dari Priyo.

"Belum disampaikan," katanya.
Seperti diketahui sudah sejak lama banyak kader Golkar pindah ke partai lain. Tercatat sejak reformasi, bahkan ada sejumlah alumni Golkar yang membuat partai baru.

Sebut saja Wiranto dengan Partai Hanura, Prabowo Subianto dengan Partai Gerindra, Surya Paloh dengan Partai NasDem, dan Tommy Soeharto dengan Partai Berkarya. (osc/osc)