Jokowi: Lihat Sendiri, Cocok Enggak Saya dan Airlangga?

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Sabtu, 24/03/2018 11:56 WIB
Jokowi: Lihat Sendiri, Cocok Enggak Saya dan Airlangga? Presiden Joko Widodo membicarakan soal cawapres dengan Airlangga Hartarto setelah berlari pagi. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo mengaku bahas isu calon wakil presiden bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat olahraga pagi di Kebun Raya Bogor, Sabtu (23/4).

"Ya, ngobrol yang ringan-ringan, ngobrol mengenai Golkar, mengenai cawapres, bicara masalah negara. Ya macam macam, wong namanya sambil joging kan enggak apa apa. Yang ringan ringan saja," kata Jokowi ketika ditanyai isi percakapannya dengan Airlangga, seperti dikutip dari Antara.

Jokowi menyebut keduanya berbincang soal kriteria cawapres yang diinginkan Golkar, tapi belum sampai membicarakan sosok yang akan mendampinginya di Pemilihan Presiden 2019 nanti.


"Di internal kita sendiri itu juga belum rampung," kata mantan walikota Surakarta itu.

Ketika ditanyai apakah Airlangga memenuhi kriteria, Jokowi tidak menjawab tegas dan mempersilakan wartawan melihat kecocokannya dengan Menteri Perindustrian Indonesia itu.

"Ya coba dilihat sendiri ini, cocok enggak?" katanya sambil mendekat ke Airlangga sembari tertawa.

Jokowi juga sempat ditanyai apakah alasannya menggunakan kaus kuning saat berolahraga pagi merupakan pertanda cawapresnya berasal dari Partai Golkar. Namun, ia menjawab bahwa itu hanya bentuk penghormatan untuk tamunya.

"Ya Pak Airlangga kan Ketua Umum Partai Golkar. Yang jelas pagi ini saya joging bersama Pak Airlangga biar sehat," katanya.

Jokowi menyebutkan masih ada waktu jelang dibukanya pendaftaran capres-cawapres dan saat ini pembahasan masih terus dilakukan.

"Masih panjang, kami masih bicara dengan ketua-ketua partai dan di internal sendiri kita juga masih bahas," katanya.

Seusai lari pagi tersebut, Airlangga sendiri menyatakan Partai Golkar menyerahkan soal cawapres di Pilpres 2019 kepada Jokowi.

"Tidak, itu tergantung Bapak Presiden. Yang jelas infrastruktur Partai Golkar akan mengawal NKRI," kata Airlangga.


(Antara/vws)