Jokowi Tunjuk Dua Menteri Urusi Ojek Online

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Selasa, 27/03/2018 16:33 WIB
Jokowi Tunjuk Dua Menteri Urusi Ojek Online Jokowi meminta Menhub dan Menkominfo memediasi pengemudi ojek online dan perusahaan penyedia aplikasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengumpulkan perusahaan aplikasi ojek online terkait tuntutan pada pengemudi ojek. Perusahaan tersebut akan dipertemukan dengan perwakilan pengemudi ojek online membahas tuntutan pengemudi.

Pengemudi yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menuntut pemerintah turun tangan untuk mengeluarkan kebijakan terkait status mereka.

"Saya perintahkan Menhub dan Menkominfo besok mengumpulkan aplikator dan diundang juga pengemudinya diajak bicara. Cari jalan tengah agar tidak merugikan," kata Jokowi di Istana Negara, Selasa (27/3), usai menerima perwakilan pengemudi ojek yang hari ini menggelar aksi.

Jokowi menyatakan pengemudi pada dasarnya mengeluhkan tarif yang kerap menjadi permasalahan dengan aplikator (Gojek, Grab, dan Uber).


"Menurut saya memang harus ada patokan harga bawah dan harga atas. Mungkin ke situ," katanya.

Namun, mantan Wali Kota Solo ini menyatakan hal itu kemungkinan diputuskan setelah pertemuan anak buahnya bersama dua pihak yang berseteru. 

Terpisah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkata pertemuan akan dilakukan besok sore sekitar pukul 16.00. Ia belum memastikan tempat pertemuannya. 

Para pengendara disebut mengeluhkan terlalu rendahnya tarif yakni sekitar Rp1.600 per kilometer. 

"Jadi 6 kilometer baru dapat Rp10 ribu jadi mereka merasa kurang. Usulannya jadi Rp2.500 per kilometer," kata Budi Karya. (sur)