Setelahnya, Anwar memberikan sambutan dan memulainya dengan ucapan 'innalillahi wainnailaihi raji'un'.
"Inalillahi wainailaihi raji'un, karena saya meyakini bahwa suatu jabatan pada hakikatnya adalah ujian yang diberikan kepadanya," kata Usman di Gedung MK, Jakarta, Senin (2/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakim, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar. Sebab, ia menegakkan hukum sekaligus menegakkan keadilan.
Lebih lanjut, dalam sambutannya, Anwar juga menyampaikan terima kasihnya kepada Arief Hidayat selaku mantan Ketua MK sebelumnya.
Lihat juga:Anwar Usman, Guru SD di Pucuk Pimpinan MK |
"Selama jadi wakil ketua mendampingi beliau [saya] belajar banyak dari kehidupan tentang filosofi kehidupan kepada beliau," aku dia.
Diketahui, Anwar terpilih menggantikan Arief Hidayat melalui proses pemungutan suara lantaran Rapat Permuwasyaratan Hakim (RPH) secara tertutup tak mencapai mufakat.
Ia unggul lima suara dibandingkan hakim konstitusi Suhartoyo yang memperoleh empat suara. Sementara Wakil Ketua MK dijabat Aswanto.