Underpass Matraman, Terowongan Bercabang Diuji Coba Hari Ini

Prima Gumilang & sur, CNN Indonesia | Selasa, 03/04/2018 07:41 WIB
Underpass Matraman, Terowongan Bercabang Diuji Coba Hari Ini Underpass Matraman sebagai terowongan bercabang pertama di DKI Jakarta diuji coba hari ini. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba lalu lintas di terowongan atau underpass Matraman, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/4). Rencananya jalan ini resmi dibuka pada 10 April mendatang.

Proyek ini diklaim sebagai underpass bercabang pertama di Jakarta. Kendaraan yang datang dari Jalan Proklamasi bisa menuju dua arah yang berbeda, yaitu Matraman Raya dan Pramuka.

Underpass ini memiliki panjang jalan 700 meter dan lebar 7 meter. Dinding terowongan ditutup dengan beton precast berukuran 60x60 sentimeter. Proyek tersebut diperkirakan memakan anggaran sebesar Rp118 miliar.


Underpass ini sebagai pendukung busway koridor 4 Pulogadung-Dukung Atas dan koridor 5 kampung Melayu-Ancol. Proyek ini dibangun sejak akhir 2016.

Uji coba ini mundur dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan underpass Matraman akan diuji coba pada 1 April.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan underpass tersebut sudah rampung dibangun. Namun uji coba tak bisa dilakukan pada Minggu lalu lantaran pihaknya masih perlu menggelar rapat teknis dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya untuk pengaturan lalu lintas.


Menurutnya, pihak Dishub DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya harus menyiapkan dan mengevaluasi efektivitas jalan untuk mengurai kemacetan.

"Beliau [Sandiaga Uno] minta per 1 April open traffic. Nah, pada prinsipnya kondisi underpass sudah siap. Hanya, yang namanya uji coba open traffic itu harus ada rapat teknis karena bicaranya penataan kawasan," kata Sigit, saat dihubungi, Senin (2/4).

Pelaksanaan uji coba underpass Matraman dilakukan lebih cepat daripada terowongan Mampang-Kuningan. Pengerjaan terowongan di persimpangan Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Gatot Subroto juga ditargetkan rampung bulan April 2018.