"Update hingga siang ini, kami dapat laporan Polda Jawa Barat ada 51 orang meninggal di beberapa daerah. Kemudian, untuk di Jakarta ada 31 orang meninggal," kata Setyo saat ditemui di salah satu hotel di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (10/4).
Sementara itu berdasarkan data dari Polda Jawa Barat juga diketahui terdapat 82 orang yang masih menjalani perawatan usai menenggak miras oplosan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polri saat ini adalah bekerja sama dengan POM, para penyidik Bareskrim maupun Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya. (Kandungan) minuman dikemas plastik maupun di botol ini perlu dicermati," ujar dia.
Setyo menambahkan kasus miras oplosan ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan dalam mengonsumsi minuman beralkohol.
"Ini suatu peringatan atau wake up call, kami harus sadar betul mengonsumsi minuman beralkohol tidak sembarangan. Kalau tidak jelas produksi kan kontennya itu berbahaya," tutur jenderal bintang dua itu. (osc/wis)