"Setelah kami cek di lapangan pengolahan ikan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Hasilnya aman untuk dikonsumsi masyarakat. Tidak ada masalah, layak untuk dikonsumsi," ujarnya, di sentra pengolahan ikan, di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah melihat prosesnya, dan melakukan audit secara komprehensif. Penanganan pengalengan ikan sesuai standar dan steril. Tidak ada masalah," aku dia.
"Ikan makarel kaleng ini enak. Banyak mengandung protein dan kalsium yang baik untuk anak-anak. Tidak ada masalah lagi, ini aman bermutu dan bernutrisi," ucapnya.
Menurutnya, kasus ikan makarel kemasan dengan kandungan cacing memang sempat ditemukan pihaknya. Namun, semua produk yang mengandung parasit cacing sudah ditarik dari peredaran.
"Kami yakinkan pada masyarakat, ikan makarel kaleng tidak ada masalah. Aman dan sehat untuk dikonsumsi, tidak perlu khawatir," tandasnya.
Sebelumnya, BPOM mengungkapkan sebanyak 27 merek produk ikan makarel kaleng yang mengandung parasit cacing. Rinciannya, 16 produk impor dan 11 produk dalam negeri.
Merek-merek tersebut adalah ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, Dr. Fish, Farmerjack, Fiesta Seafood, Gaga, Hoki, Hosen, IO, Jojo, King's Fisher, LSC, Maya, Nago/Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio, TLC, dan TSC. (dik/arh)