Demokrat Ramal Pendukung Jokowi Pecah Gabung Poros Ketiga

SAH | CNN Indonesia
Sabtu, 21 Apr 2018 19:39 WIB
Waketum Demokrat Roy Suryo meramal parpol pendukung Jokowi akan pecah setelah pengumuman cawapres dan bergabung dengan poros ketiga di pilpres 2019. Demokrat ramal parpol pendukung Jokowi pecah jelang pilpres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo memprediksi akan ada partai politk pendukung poros Joko Widodo yang keluar dari koalisi dan ikut bergabung membentuk poros ketiga di pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Roy mengatakan perpecahan itu dapat terjadi apabila Jokowi mengumumkan calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya dalam waktu dekat ini.

"Kalau Pak Jokowi mengumumkan cawapres nya dalam waktu yang sangat dekat ini ya bisa jadi lima atau bahkan tujuh partai yang sudah solid mungkin ada Pertimbangan keluar dari sana dan kemudian muncul poros ketiga," katanya saat diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (21/2).



Sayangnya Roy tidak menyebut partai-partai yang berpotensi keluar dari koalisi kubu petahana tersebut.

Sejauh ini sudah ada enam partai yang sudah melakukan deklasi mendukung Jokowi di pilpres 2019 mendatang. Kelima partai itu adalah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Hanura, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).


Selain itu, menurut Roy, potensi pembentukan poros ketiga dengan partainya sangat terbuka lebar. Setidaknya wacana itu akan terus relevan hingga masa awal pendaftaran pasangan capres cawapres 4 Agustus 2019 mendatang.

"Sekali lagi saya katakan Demorkat masih sangat terbuka sampai awal Agustus tepatnya 4 Agustus," terang Roy.


Lebih lanjut, Roy mengatakan pihaknya masih menghormati dua poros yang ada saat ini yakni poros petahana Jokowi, dan Poros Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kami masih tetap menghormati semua poros yang ada, poros pak Jokowi dan poros pak Prabowo," terangnya. (DAL/DAL)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER