Pemprov DKI dan Ombudsman Sepakati Penataan Tanah Abang

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Selasa, 08/05/2018 15:24 WIB
Pemprov DKI dan Ombudsman Sepakati Penataan Tanah Abang (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan hal itu telah disepakati dalam pertemuan yang digelar Jumat (4/5) lalu yang turut dihadiri oleh Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Jumat kemarin (disepakati)," kata Sigit di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/5).

Dalam pertemuan itu, kata Sigit disepakati sejumlah tindak lanjut dari rekomendasi Ombudsman terhadap penataan kawasan Tanah Abang.


"Sudah disepakati bentuk tindak lanjutnya, kemudian juga sudah disepakati kapan waktu ditindaklanjutinya," ujar Sigit tanpa memberi tahu kesepakatan waktu yang dia singgung.


Kesepakatan tersebut, lanjut Sigit salah satunya terkait dengan pengembalian fungsi Jalan Jatibaru Raya yang ditutup oleh Pemprov DKI yang saat ini digunakan untuk PKL berdagang.

""Ya termasuk itu (jalan Jatibaru). Juga terhadap status pedagang di blok G. Perencanaan seperti apa terhadap pembinaan PKL. Secara keseluruhan seperti apa itu disepakati,"
Pemprov DKI Sepakat Buka Jalan Jatibaru Jika Sudah Ada SkybJalan Jatibaru kembali difungsikan jika sudah ada jembatan penghubung (skybrige) Tanah Abang. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Ombudsman, kata Sigit sepakat dengan rencana Pemprov DKI membangun skybridge atau jembatan penghubung serta revitalisasi pedagang Blok G Tanah Abang.

Sigit menyatakan pembangunan skybridge juga telah disepakati dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Disepakati menggunakan dana APBD artinya akan dibahas nanti melalui APBD perubahan," ujarnya.


Sigit menjelaskan saat ini pembahasan APBD-P telah dibahas, namun baru bisa dibawa ke legisliatif setelah ada laporan pemeriksaan tahunan dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Nantinya, lanjut Sigit direncanakan pembangunan skybridge bisa segera dibangun setelah APBD-P selesai dibahas dan ditargetkan selesai pada bulan Oktober.

Jika skybridge selesai dibangun, maka Jalan Jatibaru Raya akan dikembalikan beroperasi selama 24 jam.

"Nah makanya estimasi Juli (APBD-P) selesai, Agustus, September, Oktober sudah normal kembali," tutur Sigit.



(gil)