Soal Tanah Abang, Sandiaga Akan Temui Dirlantas yang Baru
DHF | CNN Indonesia
Rabu, 25 Apr 2018 06:32 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan menemui Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya yang baru, Komisaris Besar Pol Yusuf untuk membahas masalah penataan Tanah Abang.
Sandi menyampaikan hal ini menyusul laporan Pemprov DKI Jakarta kepada Ombudsman soal penataan Tanah Abang.
"Kita akan tindak lanjuti juga dengan pertemuan dengan bapak Dirlantas yang baru, yang anyar, pak Kombes Yusuf, kami sedang mengatur waktunya," ujar Sandi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/4).
Hal ini, ucap Sandi, ditujukan untuk membahas evaluasi penataan Tanah Abang tahap pertama. Lalu juga akan dibahas rencana penataan Tanah Abang tahap dua. Sandi akan meminta masukan terkait penataan lalu lintas Tanah Abang menjelang bulan ramadan.
"Agar masyarakat, khususnya menengah ke bawah ini, masih memiliki akses untuk usaha dan lapangan kerja mereka penghasilan mereka," tutur Sandi.
Sebelumnya Sandi mengklaim Pemprov DKI Jakarta sudah menyerahkan laporan terkait dugaan maladmnistrasi dalam penataan kawasan Tanah Abang ke Ombudsman.
Dalam laporan itu dibahas hasil evaluasi penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama. Selain itu juga disampaikan rencana penataan kawasan Tanah Abang tahap kedua.
Laporan tersebut merespons hasil pemeriksaan Ombudsman terhadap dugaan maladministrasi dalam penataan Tanah Abang pada Maret lalu. (osc)
Sandi menyampaikan hal ini menyusul laporan Pemprov DKI Jakarta kepada Ombudsman soal penataan Tanah Abang.
"Kita akan tindak lanjuti juga dengan pertemuan dengan bapak Dirlantas yang baru, yang anyar, pak Kombes Yusuf, kami sedang mengatur waktunya," ujar Sandi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Sandi mengklaim Pemprov DKI Jakarta sudah menyerahkan laporan terkait dugaan maladmnistrasi dalam penataan kawasan Tanah Abang ke Ombudsman.
Laporan tersebut merespons hasil pemeriksaan Ombudsman terhadap dugaan maladministrasi dalam penataan Tanah Abang pada Maret lalu. (osc)