KPU Jabar Sebut Sudrajat-Syaikhu Langgar 2 Aturan Saat Debat

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Rabu, 16/05/2018 21:23 WIB
KPU Jabar Sebut Sudrajat-Syaikhu Langgar 2 Aturan Saat Debat Sudrajat-Syaikhu dianggap langgar aturan soal kampanye #2019GantiPresiden. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Yayat Hidayat menyatakan tindakan cagub-cawagub Sudrajat-Ahmad Syaikhu saat debat merupakan bentuk pelanggaran terhadap dua aspek. Mereka melanggar prosedur dan tata cara debat.

Sebelumnya, Sudrajat-Syaikhu mengkampanyekan slogan dan kaus #2019GantiPresiden saat debat Pilkada Jabar kedua hingga berujung kericuhan.

"Ya melanggar prosedur debat dan keluar dari tema yang sudah ditetapkan oleh KPU Jabar, yaitu mengatasi problem pembangunan berkelanjutan," ucap Yayat saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (16/5).



Yayat mengatakan bahwa Sudrajat-Syaikhu melanggar prosedur debat lantaran membawa alat peraga berupa kaos bertuliskan #2019GantiPresiden. Mengenai tata cara debat, Sudrajat-Syaikhu seharusnya tidak melontarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan tema atau substansi debat yang ditentukan oleh KPU.

"Kan tema debat soal pembangunan berkelanjutan. Tetapi di akhir di ujung acara dia kok mengeluarkan tema baru yaitu soal pergantian presiden," ucap Yayat.

Yayat mengaku KPU Jawa Barat sudah mengkaji tindakan pasangan yang disebut 'Asyik' tersebut. KPU Jawa Barat sendiri sepakat bahwa pasangan yang diusung Gerindra dan PKS itu memang melakukan pelanggaran.

KPU Jabar Sebut Sudrajat-Syaikhu Langgar 2 Aturan Saat DebatKaus #2019GantiPresiden dibawa Sudrajat-Syaikhu saat debat Pilgub Jabar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Selanjutnya, Yayat menyerahkan gelagat Sudrajat-Syaikhu saat debat kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat. Apabila Bawaslu Jawa Barat menyimpulkan ada pelanggaran, maka akan ada sanksi yang diberikan, yakni berupa teguran.

"Kan pelanggaran itu sanksinya teguran administrasi," ucap Yayat.


Sebelumnya, Sudrajat-Syaikhu mengkampanyekan slogan dan kaus bertuliskan #2019GantiPresiden saat debat Pilkada Jabar Senin (14/5). Tindakan mereka berujung kericuhan di antara pendukung paslon lain yang hadir di lokasi debat.

Namun, Timses Sudrajat-Syaikhu tetap yakin bahwa apa yang dilakukan paslonnya itu tidak melanggar aturan. Menurut mereka, kampanye #2019GantiPresiden merupakan bentuk kebebasan berekspresi yang dilindungi konstitusi.

"Tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi dalam penyampaian aspirasi tersebut, baik berdasarkan UUD 1945, peraturan perundang-undangan terkait, dan peraturan kampanye KPU," seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (14/5).


Di sisi yang lain, Komisioner Bawaslu Mochmmad Afifuddin menduga KPU Jawa Barat kecolongan lantaran Sudrajat-Syaikhu berhasil membawa alat peraga berupa kaos yang tidak sesuai dengan tema debat.

" Kita akan periksa sangat serius ini karena ini kan yang pertama," tutur Afif di kantor Bawaslu, Jakarta Selasa (14/5). (DAL/DAL)