Wiranto: Jangan Curiga Jika AS Bantu Indonesia Buru Teroris

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Jumat, 18/05/2018 05:25 WIB
Wiranto: Jangan Curiga Jika AS Bantu Indonesia Buru Teroris Menkopolhukam, Wiranto meminta agar masyarakat tak mencurigai rencana AS maupun negara lain yang ingin membantu Indonesia agar aman dari ancaman terorisme. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto merespons positif rencana Pemerintah Amerika Serikat dalam membantu mengungkap dalang dan otak dibalik aksi-aksi rentetan teror di sejumlah wilayah Indonesia sejak pekan lalu.

Ia lantas meminta agar masyarakat tak mencurigai rencana AS maupun negara lain yang ingin membantu Indonesia agar aman dari ancaman terorisme.

"Perlu kerjasama, jadi kalau ada suatu negara ingjn membantu, bekerjasama, jangan kemudian kita curiga, kita kait-kaitkan dengan masalah-masalah yang lain," kata Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (17/5).



Mantan Panglima Angkatan Bersenjata RI itu mengatakan bahwa ancaman terorisme sudah tak mengenal adanya batasan negara dan menjadi musuh negara-negara di dunia pada saat ini.

Oleh karena itu, Indonesia dinilai tak bisa berdiri dan menghadapi sendirian membasmi masalah terorisme itu. Ia mengatakan Indonesia membutuhkan kolaborasi dari negara lain untuk bersama-sama memberantas terorisme hingga ke akar-akarnya.

"Karena teroris itu punya aturan sendiri, maka tak bisa ada suatu negara punya kekuatan sendiri melawan terorisme. Itu nggak bisa," kata dia.

Wiranto lantas bercerita bahwa ia seringkali mendapatkan undangan untuk melakukan kerjasama penanggulangan terorisme dengan negara lain. Hal itu bertujuan agar warga dunia saling bantu membantu melawan terorisme karena saling membutuhkan satu sama lain.


"Terorisme musuh dunia ya, terus mendapatkan satu undangan dan hadir bagaimana kita melakukan kerjasama dalam menangani terorisme, baik dengan Australia, ASEAN, Rusia, dan India, China, itu semua kita bicarakan saling bantu membantu melawan ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Erin Elizabeth McKee siap membantu Indonesia dalam mengungkap terorisme, termasuk memburu pelaku dan otak dibalik aksi-aksi rentetan teror di sejumlah wilayah Indonesia sejak pekan lalu.

Hal ini disampaikan usai menghadiri proses serah terima Helikopter Apache AH-64E di Lapangan Udara TNI Angkatan Darat Ahmad Yani Semarang, Rabu (16/5) siang.

"Amerika Serikat ikut prihatin, berduka cita dan sangat mengecam aksi teror bom di Surabaya karena telah mengoyak perdamaian di Indonesia. Untuk itu, kami siap membantu penuh kepada Indonesia untuk mengungkap jaringan terorisme dengan mengungkap pelaku dan otak di balik aksi teror tersebut," kata McKee. (rah/rah)