Eks Gitaris Boomerang Tepis Ciptakan Lagu 2019 Ganti Presiden

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Senin, 21/05/2018 14:18 WIB
Eks Gitaris Boomerang Tepis Ciptakan Lagu 2019 Ganti Presiden Penjual kaus #2019GantiPresiden, di Jakarta, April. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gitaris Boomerang John Paul Ivan membantah salah satu pemberitaan media massa yang menyebut dirinya telah menciptakan lagu berjudul '2019 Ganti Presiden'.

Melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Ivan mengatakan pemberitaan tersebut adalah fitnah yang telah mencemarkan nama baiknya. Lagu tersebut diklaim tidak sesuai dengan karakter dirinya dalam menciptakan lagu.

Ia mengaku lebih memilih untuk membuat lagu dengan sifat terbuka dan umum ketimbang menciptakan lagu bernuansa politik.


"Saya ingin tegaskan, bahwa 100 persen, itu fitnah terhadap diri saya. Karena dalam karir musik saya, jika ada lagu bernuansa politik yang saya buat sifatnya lebih umum dan terbuka," cetunya, Senin (21/5).

"Dengan genre seperti itu bukan karakter saya. Lirik propaganda politik murahan semacam itu juga bukan signature John Paul Ivan. Itu memalukan dan menyesatkan," tuturnya kemudian.

Salah satu pemberitaan menyebutkan Ivan sebagai pencipta lagu 2019 Ganti Presiden. Lagu tersebut muncul di media sosial YouTube sejak Sabtu (19/5).

Dalam keterangan di laman YouTube tertulis nama Sang Alang yang diduga sebagai pencipta lagu itu.

Namun, Ivan menjelaskan Sang Alang bukan nama miliknya. Ivan mengatakan lagu terakhir yang dibuatnya berjudul 'Sulaturahmi'. Lagu itu juga diciptakan bersama dengan istrinya, Bintang Rena.

Untuk mengetahui lagu-lagu apa saja yang sudah diciptakannya, Ivan meminta masyarakat untuk melihat akun media sosial YouTube miliknya.

Selain itu, Ivan mengaku kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo masih yang terbaik hingga kini.

"Dan sampai detik ini, dalam konteks politik kepemimpinan, menurut saya, Presiden Joko Widodo, masih yang terbaik, untuk mewujudkan impian rakyat Indonesia," ucapnya.

Saat ini, Ivan mengatakan dirinya masih mendiskusikan langkah hukum yang akan dilakukannya bersama tim kuasa hukumnya. "Sekarang lagi diskus dengan para lawyer untuk menempuh jalur hukum," tuturnya. (arh/gil)