Saat ini, katanya, biaya itu sudah terpantau menurun. Pemprov DKI pun sudah menganggarkan secara serius jaminan kesehatan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Biaya kesehatan memang sekarang kalau di DKI sudah terpetakan jauh menurun karena yang kami alokasikan dana 17 persen [dari APBD]," kata dia, saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kamis (24/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menyebut sedang menyiapkan pelayanan kesehatan di DKI Jakarta yang berfokus untuk mencegah ketimbang mengobati.
"Ada yang di Jakpus Rp435 juta. Harus dibayar itu kewajiban pemerintah. Di Jakarta Pusat ada yang Rp365 juta. Ya, dibayar. Jakarta mahal-mahal kalau sakit, Pak Gub. Memang Jakarta mahal," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5). (arh/gil)