PDIP dan PAN Nilai Rencana Pertemuan SBY-Prabowo Biasa Saja

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Kamis, 24/05/2018 17:41 WIB
PDIP dan PAN Nilai Rencana Pertemuan SBY-Prabowo Biasa Saja Rencana pertemuan SBY-Prabowo dianggap biasa. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mempermasalahkan rencana pertemuan antara Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menilai rencana pertemuan tersebut merupakan hal biasa yang dilakukan oleh petinggi parpol. Bahkan selama ramadan, pertemuan bakal sering dilakukan.

"Pertemuan antartokoh parpol adalah soal biasa. Itu tupoksi para petinggi partai," ujar Hendrawan dalam pesan singkat, Kamis (24/5).



Hendrawan pun menilai pertemuan antara SBY dan Prabowo merupakan hal yang wajar di tengah bulan ramadan. Ia berkata pertemuan antarpetinggi parpol membuat suasana politik nasional menjadi kondusif.

"Jangan terlalu dibesar-besarkan. Ini bulan ramadan, di mana silaturahim lebih intensif dilakukan," ujarnya.

Di sisi lain, Hendrawan enggan memastikan PDIP akan melakukan hal serupa, yakni menggelar pertemuan antara pimpinan PDIP dengan petinggi parpol Demokrat. Sebab menurutnya pertemuan partai diatur oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Namun ia menyebut, hubungan petinggi PDIP dengan Demokrat berjalan baik.
PDIP dan PAN Nilai Rencana Pertemuan SBY-Prabowo Biasa SajaPolitikus PDIP Hendrawan Supratikno. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)


Terpisah, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan pertemuan antara SBY dan Prabowo adalah hal lumrah dalam politik. Pertemuan itu disebut untuk mencari jalan tengah dari sebuah rencana politik yang dimiliki setiap partai.

"Saya yakin komunikasi lintas partai itu tidak menyempitkan atau memperkerdil satu sama lain dan perlu memang ada titik temu semua ego," ujar Yandri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/5).

Yandri mengatakan pertemuan serupa juga dilakukan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan petinggi parpol dan para tokoh. Selain Prabowo, Zulkifli disebut sudah bertemu Gatot Nurmantyo dan TGB Zainul Majdi.


Namun ia menegaskan pertemuan itu masih berlanjut hingga batas pendaftaran capres untuk pilpres 2019 ditutup KPU.

"Politik itu dinamis, tidak ada yang pasti," ujarnya. (pmg)