Berkaca Pada Mahathir, Pengusaha Bugis Dorong JK Maju Capres

Priska Sari Pratiwi | CNN Indonesia
Kamis, 24 Mei 2018 23:31 WIB
Berkaca dari kemenangan Mahathir di usia 92 tahun bisa memenangkan pemilu Malaysia, Wapres Jusuf Kalla juga didorong untuk menjadi capres di pilpres 2019.
JK didorong jadi capres di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengusaha asal Bugis-Makassar Andi Rukman Karumpa mendukung Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Sebagai sesama orang Bugis, JK dianggap mampu karena telah berpengalaman menjadi wakil presiden selama dua kali.

"Jangan wapres lagi, kalau keinginan orang Bugis kepingin beliau jadi presiden. Ini saya selaku pengusaha, orang Bugis, ingin Pak JK jadi pemimpin negeri," ujar Andi di kantor wakil presiden, Jakarta, Kamis (24/5).


Berkaca dari kemenangan Perdana Menteri Mahathir Mohammad dalam pemilu Malaysia, Andi mengatakan peluang JK terpilih sebagai capres masih terbuka lebar. Mahathir diketahui telah berusia 92 tahun, sementara JK 76 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya kalau Mahathir aja bisa, masa Pak JK enggak bisa," kata Sekjen Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) itu.

Kemenangan Mahatir menjadi inspirasi jika JK bisa menjadi capres di tahun 2019. (REUTERS/Olivia Harris)


JK sebelumnya menyatakan tak akan maju lagi sebagai cawapres dalam pilpres 2019. Selain alasan usia, dalam UUD 1945 juga telah mengatur bahwa capres maupun cawapres hanya dapat menjabat dalam jabatan yang sama dua kali.

"Kalau Pak JK sudah tidak mau, tapi kalau rakyat menginginkan ya gimana. Tapi ini (keinginan saya) pribadi ya," tutur Wakil Bendara Umum Partai Golkar itu.

Dalam beberapa kesempatan, JK telah menegaskan tak akan maju lagi sebagai cawapres dalam pilpres 2019 mendampingi Joko Widodo. Ia hanya menyebut dua kriteria cawapres yang layak mendampingi Jokowi yakni membantu menigkatkan elektabilitas presiden dan dapat membantu presiden menjalankan tugasnya.

(dal/gil) Add as a preferred
source on Google