Bertemu Rizieq Shihab di Mekah, PKS Klaim Bicarakan Bangsa
Wishnugroho Akbar | CNN Indonesia
Rabu, 06 Jun 2018 09:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang masih berada di Mekah, Arab Saudi, kembali disambangi tokoh oposisi. Setelah kedatangan Ketua Gerindra Prabowo Subianto dan politikus PAN Amien Rais, Rizieq pada Selasa (5/6) malam didatangi sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera.
Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini yang ikut menemui Rizieq kemarin malam menyebut pertemuan itu sekadar silaturahmi. Namun ia juga tak membantah pertemuan membahas sejumlah persoalan di Indonesia.
"Kami bicara soal masalah keumatan dan kebangsaan," kata Jazuli saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (6/6).
Elite PKS lain yang turut menyambangi Rizieq kemarin malam adalah Ketua Dewan Syuro Salim Segaf Al Jufri. Namun Jazuli enggan bicara lebih banyak soal materi pertemuan tersebut.
"Saya mau salat dulu. Di sini (Mekah) masih subuh," ujarnya.
Pertemuan dengan elite PKS terjadi tak lama setelah Rizieq bertemu dengan Prabowo dan Amien Rais.
Dalam pertemuan dengan Prabowo dan Amien Rais, Rizieq menyampaikan banyak hal termasuk soal wacana pembentukan Koalisi Keumatan untuk menghadapi pemilihan presiden 2019.
Koalisi Keumatan yang disarankan Rizieq terdiri dari Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Bulan Bintang. Rizieq menyatakan siap mendukung jika Koalisi Keumatan terbentuk.
Tak hanya dari kubu oposisi, Rizieq juga pernah didatangi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Erwin Moeslimin Singajuru.
Anggota Komisi VIII DPR itu menyebut pertemuan dengan Rizieq sebatas silaturahmi. (wis)
Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini yang ikut menemui Rizieq kemarin malam menyebut pertemuan itu sekadar silaturahmi. Namun ia juga tak membantah pertemuan membahas sejumlah persoalan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau salat dulu. Di sini (Mekah) masih subuh," ujarnya.
Dalam pertemuan dengan Prabowo dan Amien Rais, Rizieq menyampaikan banyak hal termasuk soal wacana pembentukan Koalisi Keumatan untuk menghadapi pemilihan presiden 2019.
Koalisi Keumatan yang disarankan Rizieq terdiri dari Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Bulan Bintang. Rizieq menyatakan siap mendukung jika Koalisi Keumatan terbentuk.
Anggota Komisi VIII DPR itu menyebut pertemuan dengan Rizieq sebatas silaturahmi. (wis)