Bau Hilang, Sandiaga Berniat Ubah Warna Kali Item Wisma Atlet

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Rabu, 20/06/2018 14:23 WIB
Bau Hilang, Sandiaga Berniat Ubah Warna Kali Item Wisma Atlet Sandiaga Uno mengklaim telah menghilangkan bau Kali Sunter atau Kali Item di dekat Wisma Atlet Para Games. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pihaknya berencana mengubah warna air Kali Sunter atau Kali Item di dekat Wisma Atlet Para Games menjadi lebih jernih dan tidak berbau. Dia menyebut akan menggunakan teknologi PAL-Andrich Tech System yang digunakan PD PAL Jaya.

"Kami ingin warnanya lebih bening dan itu nanti akan ada proses. Kami akan coba gunakan teknologi anak bangsa untuk sedikit memastikan tambahan dari pada volume air yang lebih jernih dan bersih," ujarnya usai meninjau Para Games Athletes Village di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/6).

Sandiaga pun mengklaim telah berhasil mengatasi bau tak sedap di kawasan Wisma Atlet Para Games yang berasal dari Kali Sunter tersebut. Menurutnya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, hingga PD PAL Jaya berkolaborasi mengatasi bau tersebut.



Dia mengklaim pembangunan Wisma Atlet Para Games sudah mencapai 85 persen. Sandiaga pun optimistis pembangunan wisma tersebut bisa selesai sebelum perhelatan Asian Para Games digelar pada tanggal 6-13 Oktober 2018.

"Kami baru saja meninjau Para Games Athletes Village dan masih ada penyempurnaan di sana-sini. Tapi kami bisa menyatakan bahwa 80-85 persen," ujar Sandiaga.

Sandiga menuturkan Wisma Atlet Para Games sedianya akan mulai dicoba pada tanggal 25 Juni 2018. Dalam kesempatan itu, 300 peserta dan 700 official akan tinggal di wisma tersebut hingga 3 Juli 2018.

Dalam peninjauannya, menurut Sandiaga mayoritas fasilitas bagi para atlet difabel sudah bisa digunakan, seperti pedestrian hingga fasilitas di dalam kamar. Selain itu, ruang makan hingga kantin bagi peserta juga diklaim siap digunakan.


Ia berterima kasih kepada Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) yang telah berusaha menyelesaikan wisma tersebut.

"Mudah-mudahan semakin meyakinkan kita bahwa kita siap menerima Asian Games maupun juga Asian Para Games yang akan berlangsung bulan Oktober," ujar Sandiaga.

Ketua Inasgoc Raja Sapta Oktohari mengakui masih ada sejumlah hal yang belum selesai dikerjakan oleh pihaknya. Beberapa di antaranya terkait sejumlah kawasan wisma yang belum di beri atap dan fasilitas bagi disabilitas.

Ia berkata beberapa kekurangan itu ditargetkan selesai sebelum Oktober 2018. Ia juga menyebut uji coba wisma pada 25 Juni mendatang akan dijadikan sebagai tolak ukur dalam mengevalusi kesiapan wisma.

"Tantangannya akan kita lihat di tanggal 25 Oktober," ujar Raja.


Ia pun berharap seluruh arena Asian Para Games dan transportasi bagi peserta bisa selesai sebelum target. Ia berharap penyelesaian itu mendapat dukungan dari seluruh pihak terkait. (pmg/asa)