Tragedi Danau Toba, Menhub Tuding Kinerja Pemda Tak Optimal

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Sabtu, 23/06/2018 17:38 WIB
Tragedi Danau Toba, Menhub Tuding Kinerja Pemda Tak Optimal Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan telekonferensi dengan KSOP dan pelabuhan di seluruh Indonesia, di Posko Nasional Angkutan Lebaran, Jakarta, Sabtu (23/6). (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan seluruh Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Dinas Perhubungan untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan keselamatan pelayaran angkutan laut, danau dan sungai.

Pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun dan KM Ramos Risma Marisi di Danau Toba, Menteri Budi menggelar telekonferensi dengan beberapa KSOP dan Dinas Perhubungan di Posko Nasional Terpadu Angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan, Jakarta, Sabtu (23/6).

Dalam telekonferensi itu, Budi mengevaluasi kinerja KSOP dan Dinas Perhubungan di daerah masih belum optimal. Oleh karena itu, Menhub meminta seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kinerja demi keselamatan pelayaran angkutan laut, danau dan sungai.



"Dari evaluasi di Toba saya bersama TNI, Polri dan Basarnas melihat ada sesuatu yang tidak maksimal di daerah. Kita ketahui tidak ada unsur pusat di sana. Maka saya minta Dishub dan KSOP melakukan upaya secara tepat dengan prinsip keselamatan," kata Budi.

Menhub meminta petugas untuk memastikan sarana dan prasarana di pelabuhan dan kapal sesuai dengan prinsip keamanan atau keselamatan. Dia juga meminta data perjalanan dicatat dan dibuat dalam manifes.

"Pastikan juga kapal yang berangkat, penumpangnya tidak lebih dari kapasitas. Dan di kapal terdapat jaket keselamatan untuk semua penumpang," tutur Budi.


Menhub juga mengharuskan semua KSOP dan Dishub memastikan fungsi operasional berjalan dengan baik.

"Jadi tolong Anda pastikan bahwa fungsi operasional berjalan sesuai kewenangan, terima kasih," ucap Budi.

(lav/lav)