Ridwan Kamil: 2019 Ganti Presiden Rada Kencang di Jawa Barat

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 18:30 WIB
Ridwan Kamil: 2019 Ganti Presiden Rada Kencang di Jawa Barat Ridwan Kamil ungkap kampanye 2019 ganti presiden di Jawa Barat. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil mengaku perolehan suaranya sempat tergerus karena munculnya kampanye tagar #2019GantiPresiden di Pilkada Jawa Barat 2018 kemarin.

"Isu tagar 2019 ganti presiden itu rada kenceng di Jawa Barat. Kita juga terkena dampaknya ya," kata Ridwan Kamil saat mengunjungi Kantor DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).

Meski begitu, Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan pihaknya tak merasakan dampak yang besar dari tagar #2019gantipresiden seperti yang dirasakan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.



Emil mengakui bahwa isu tersebut sangat berpengaruh signifikan terhadap kenaikan suara pasangan Sudrajat-Syaikhu yang didukung oleh koalisi PKS dan Gerindra.

"Tapi tidak sebesar dampak yang dirasakan nomor 4 mungkin ya, ini kita kan posisi kita kokoh kuat tadi saya bilang paling posisi terakhir kurang lebih 3 sampai 4 persen itu angka final nya" ujarnya.


Emil menilai bahwa isu itu tak seharusnya dihembuskan dan digunakan sebagai strategi mendulang suara di Pilkada. Pasalnya isu itu cukup efektif untuk mempengaruhi pemilih di Jabar karena dihubungkan dengan isu di Pilpres 2019 mendatang.

"Ini membuat pemilih Jawa Barat mengubung hubungkan antara Pilkada dan Pilpres, kalau pun menurut kita tidak seharusnya, tapi juga namanya stategi orang," ungkap dia.


Sebelumnya, calon Wakil Gubernur nomor urut empat Dedi Mulyadi juga menyebut anjloknya suara yang diperoleh pasangannya dalam Pilgub Jawa Barat 2018 kemarin dipengaruhi oleh kemunculan kaos bertagar #2019GantiPresiden.

"Kan saya sudah sampaikan bahwa kaos #2019GantiPresiden itu sangat mempengaruhi terhadap perolehan suara di Pemilihan Gubernur Jawa Barat ini," kata Dedi saat ditemui di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (2/7) lalu. (DAL)