Sandi: Tiap Menit Ada Pelanggaran Usai Perluasan Ganjil-Genap

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 23:36 WIB
Sandi: Tiap Menit Ada Pelanggaran Usai Perluasan Ganjil-Genap Wagub DKI Sandiaga Uno mendapatkan laporan pelanggaran terjadi tiap menit setelah pembatasan kendaraan ganjil-genap diperluas sejak awal pekan ini. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemprov DKI Jakarta mengaku belum bisa menyimpulkan hasil perluasan sistem ganjil-genap jelang Asian Games 2018 secara komprehensif.

Namun, dari hasil perluasan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendapatkan informasi ada pelanggaran lalu lintas setiap menit di jalur-jalur yang menerapkan ganjil-genap.

"Bahwa setiap tiga puluh menit, kita evaluasi dan rata-rata ada tiga puluh kendaraan yang melanggar. Jadi satu menit, satu kendaraan yang melanggar," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (5/7).



Walaupun begitu, Sandi justru menyebut warga Jakarta merespons positif perluasan ganjil-genap. Arus lalu lintas pun dinilai Sandi jauh lebih lancar.

Sandi mengatakan kurangnya sosialisasi jadi penyebab utama masih banyak pelanggaran yang terjadi di area ganjil-genap.

"Kita ingin di minggu pertama ini terus kita sosialisasikan dan kita dorong agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui program perluasan ganjil-genap ini," tuturnya.

Sandi: Tiap Menit Ada Pelanggaran Usai Perluasan Ganjil-Genap

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melakukan perluasan sistem ganjil-genap. Hal ini dilakukan untuk memastikan waktu tempuh yang diminta Olympic Council of Asia (OCA) di bawah 34 menit tercapai saat gelaran Asian Games 2018.

Ganjil-genap kini diterapkan selama lima belas jam setiap hari, dimulai 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Area ganjil-genap diterapkan di perempatan Pasar Senen, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Soebroto, Slipi, Tomang, Rasuna Said, dan sekitar kawasan Pondok Indah.


[Gambas:Video CNN] (kid/kid)