"Menurut saya ini kurang cocok karena Bakamla itu urusannya dengan laut, maritim, cocoknya dekat laut," ujar Guruh saat ditemui dalam diskusi kemaritiman di Yayasan Bung Karno yang terletak di dalam Gedung Pola, Kamis (5/7).
Putra dari Presiden Sukarno itu mengimbau supaya pemerintah mencarikan gedung baru untuk Bakamla yang lebih dekat laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor Bakamla saat ini berada di Gedung Pola, yang dahulu adalah kantor Departemen Perancang Nasional yang berfungsi merancang pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang pada masa Orde Lama.
Bakamla memang belum memiliki gedung sendiri. Institusi penjaga laut itu sempat meminjam gedung milik TNI Angkatan Laut, di Jl. Dr. Sutomo Nomor 11, Jakarta Pusat.
Nama Bakamla sendiri belakangan ini kerap bersinggungan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap pengadaan satelit. Penanganan kasus suap tersebut sudah berjalan sejak 2016 dan terus berkembang sampai sekarang.
Paling anyar adalah pemeriksaa KPK terhadap mantan Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin. Ia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Fayakhun Andriadi. (ayp/gil)