Sekjen Bantah Ada Pegawai Ditahan Usai Kebakaran di Kemenhub

ANTARA, CNN Indonesia | Senin, 09/07/2018 04:58 WIB
Sekjen Bantah Ada Pegawai Ditahan Usai Kebakaran di Kemenhub Gedung Kemenhub di jakarta usai kebakaran pada Minggu (8/7). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono memastikan tidak ada pegawai Kemenhub yang ditahan kepolisian terkait kebakaran di Gedung Kemenhub di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, yang menewaskan tiga orang pada Minggu (8/7) dini hari.

"Hal lain terkait dengan pemberitaan bahwa ada dua pegawai Kemenhub yang diamankan pihak Kepolisian. Saya nyatakan tidak ada," kata Djoko saat konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jakarta, Minggu, seperti dikutip dari Antara.

Djoko menjelaskan bahwa dua pegawai tersebut hanya dimintai keterangan terkait kejadian kebakaran.


"Jadi dua teman ini dimintai keterangan, dan saat ini sudah pulang. Hanya dimintai keterangan saja" katanya.

Saat ini, lanjut dia, Kemenhub masih menunggu investigasi kepolisian terkait penyebab kejadian. Pihaknya juga tengah melakukan pengumpulan data-data.

"Tadi teman-teman Damkar menyatakan boleh untuk menemukan faktor-faktor dari penyebab musibah ini. Memang hari ini baru bisa dilakukan beberapa lantai, Insyaallah besok baru bisa dilakukan penelitian sampai mungkin dengan semua lantai " ujar Djoko.

Sekjen Bantah Ada Pegawai Ditahan Usai kebakaran KemenhubKebakaran di Gedung Kemenhub, Jakarta, Minggu (8/7). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Pantauan Antara hingga Minggu sore masih tercium aroma kabel terbakar di Gedung Karya Kemenhub. Seluruh lantai gedung tersebut pun disegel untuk kemudian dilakukan pembersihan serta pengumpulan data.

Kebakaran di Gedung Kemenhub mengakibatkan tiga pegawai meninggal dunia. Djoko memastikan Kemenhub menanggung seluruh biaya korban, baik yang meninggal maupun dirawat.

Dia menambahkan di lingkungan Kemenhub memang beberapa PNS bekerja hingga Sabtu dan Minggu.

"Kita masih mengumpulkan informasi yang jelas dari Polri, memang boleh bekerja Sabtu-Minggu karena Kemenhub itu bekerjanya tujuh hari seminggu," katanya.

Sementara itu penyidik Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan masih menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Kemenhub.

"Kami masih menyelidiki," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu.

Kombes Roma belum bersedia menjelaskan secara rinci terkait penanganan musibah kebakaran itu lantaran masih tahap pendalaman. Namun berdasarkan informasi, polisi telah memeriksa beberapa saksi terkait kronologis kebakaran tersebut.

Unit Ambulan Gawat Darurat Dinas Kesehatan (AGD Dinkes) DKI Jakarta telah mengumumkan 17 nama korban kebakaran Gedung Karya Kemenhub. Dari jumlah itu tiga orang meninggal dunia dan 14 orang selamat.

Ketiga korban meninggal dunia bernama Khairul, Santoso dan Muhammad Ridwan dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk proses identifikasi.

Sementara itu, dua korban selamat atas nama Syaikhun Afandi (25) dan Suyono (42) menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, dan 12 orang lainnya telah menerima penanganan di tempat dan telah diperbolehkan pulang. (wis)