Pimpin DKI di Bawah Sumpah, Anies Diminta Tak Maju Capres

FAR, CNN Indonesia | Rabu, 11/07/2018 06:27 WIB
Pimpin DKI di Bawah Sumpah, Anies Diminta Tak Maju Capres Anies Baswedan diminta untuk tidak maju capres. Selain tugas yang menumpuk, Anies berjanji memimpin Jakarta selama 5 tahun di bawah sumpah. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berpendapat, akan lebih baik Anies Baswedan tetap menjadi Gubernur DKI Jakarta daripada ikut dalam kontestasi Pilpres 2019. Menurut Ali, masih banyak tugas yang belum diselesaikan Anies di Jakarta.

"Sebaiknya tetap (di DKI Jakarta). Tapi kalau ternyata publik meminta Anies maju, kan itu bukan maunya saya, tapi maunya publik," ujar Ali di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Selasa (10/7).

Namun demikian, Ali tak menampik banyak juga dukungan masyarakat kepada Anies untuk menjadi calon presiden. Hal ini juga ditangkap oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Oleh karena itu, Iman menyebut Anies lebih pantas disodorkan menjadi capres dibandingkan cawapres.


"Pak Iman menyampaikan apa yang berkembang di lapangan," kata dia.

Ali mengaku mengadakan jajak pendapat melalui media sosial Facebook dan Twitter beberapa waktu lalu. Di Facebook, polling diikuti sekitar 16 ribu pemilik akun. Hasilnya, sekitar 50 persen menginginkan Anies tetap memimpin Ibu Kota dan menuntaskan janji-janjinya kepada warga Jakarta.

Sedangkan di Twitter, polling diikuti sekitar 20 ribu pemilik akun. Hasilnya, 52 persen mendukung Anies menjadi calon presiden.

"Jadi memang ada dua arus, saya bikin poling di Facebook 50 persen menolak. Di Twitter 52 persen mendukung. Jadi terbalik angkanya. Saya belum bisa memetakan karena di Facebook hampir 16 ribu dan Twitter hampir 20 ribu yang ikut. Kelas bawah enggak menerima tapi kelas menengah atas menerima," kata dia.

PA 212 Tak Setuju Anies Capres

Hal senada diungkapkan Anggota Dewan Penasehat Persaudaraan Alumni 212 Eggi Sudjana. Eggi menegaskan dirinya tidak akan mendukung jika Anies menjadi capres atau cawapres.

Sebab, kata Eggi, Anies sudah berjanji di bawah sumpah akan mengemban jabatan Gubernur DKI selama lima tahun ke depan dan memenuhi janji-janji politiknya kepada masyarakat.

"Anies pernah bersumpah akan menjabat 5 tahun dan berjanji untuk memimpin DKI. Sumpahnya itu di bawah Alquran saat dilantik" kata Eggi.

Ia pun mengimbau Anies agar tidak mengulangi perbuatan Joko Widodo ketika menjabat Gubernur DKI dimana dua tahun berselang justru ikut dalam pemilihan Presiden. Sebab Anies dulu mengkritik Jokowi, yang maju capres meski baru sebentar jadi Gubernur DKI.

"Dia dulu kritik Jokowi, masa sekarang melakukan hal yang sama. Masa sekarang dia melakukan yang pernah dia kritik," tambah dia. (osc/osc)