Anies menyampaikan terima kasih atas perhatian Mahfudz, namun dia berpendapat seharusnya surat terbuka ditujukan kepada partai politik, bukan dirinya.
"Surat itu harusnya dikirimkan ke partai-partai karena partai-partai lah yang membicarakan," kata Anies di Hotel Four Points, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sedang mengurus Jakarta," ucap Anies.
Dalam surat itu, Mahfudz mengaku gelisah dan cemas Anies bakal melepas jabatannya sebagai Gubernur DKI demi berambisi maju di Pilpres 2019 sebagai capres maupun cawapres.
"Muncul pertanyaan di kepala saya: 'akankah saya kehilangan sosok Anies Rasyid Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang telah saya pilih bersama tiga jutaan warga lainnya?'," ujar Mahfudz dalam surat terbuka yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (11/7).
"Jika pimpinan diposisikan sebagai imam bagi ummat, 'apakah sang imam akan menginggalkan umatnya di fase awal perjalanan perjuangan ini?'," ujar Mahfudz dalam suratnya.
(wis/sur)