Penyerapan anggaran Dinas Tata Air DKI sempat disorot oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno karena serapan anggarannya terbilang rendah.
Teguh mengungkapkan hingga saat ini penyerapan anggaran di Dinas Tata Air DKI berkisar 18,6 persen dari total anggaran sebesar Rp4,5 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jujur kita sampaikan memang keterlambatan lelang di sana salah satunya, kemudian kedua terkait dengan masalah lahan," kata Teguh di Balai Kota Jakarta, Kamis (12/7).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya menyebut ada dua dinas yang mengalami pelambatan dalam proses penyerapan anggaran. Salah satunya, Dinas Tata Air.
"Saya tanya langsung kepada pak Teguh what is going on, what is so wrong about it, jadi ini rupanya pengadaan tanah," kata Sandi, Rabu (11/7).
Sandi pun telah memerintahkan Teguh untuk segera melakukan evaluasi untuk meningkatkan serapan anggaran di Dinas Tata Air.