Dishub DKI Gandeng 2 Aplikasi Info Jalan di Asian Games 2018

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Jumat, 27/07/2018 04:58 WIB
Hal itu dilakukan supaya pengguna kendaraan pribadi bisa tahu kapan aturan ganjil-genap diterapkan dan hambatan di jalan saat Asian Games. Ilustrasi lalu lintas di Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Buat berbagi informasi tentang lalu lintas kepada masyarakat melalui Internet selama pelaksanaan Asian Games 2018, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menggandeng dua aplikasi, Google Maps dan Waze. Kepala Dishub DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan hal itu dilakukan supaya masyarakat tidak terganggu dengan kegiatan kompetisi olahraga Asia itu.

"Dari awal ini momentum masyarakat menggunakan angkutan umum. Mau pakai mobil pribadi bisa, kita kerja sama dengan Waze, Google Maps, tinggal ketik pelat nomor (pada aplikasi) nanti akan diarahin harus lewat mana," ujarnya di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/7).

Gangguan-gangguan tersebut seperti penutupan akses jalan yang nantinya akan dihadapi oleh pengendara. Selain itu juga untuk menghindari pengendara mendapatkan tilang karena memasuki jalur ganjil genap.
Selain kedua aplikasi tersebut, Andri mengatakan masyarakat juga dapat mengakses situs omprengs.com untuk mencari jalur alternatif. Sejak 2 Juli lalu pun aplikasi tersebut sudah dapat digunakan.


"Tanggal 2 Juli sudah bisa dipakai," katanya.

Sementara itu Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Nurhandono mengatakan sebelum berkendara ada baiknya jika pengendara mengecek pelat nomor yang digunakan apakah masuk ke tanggal ganjil atau genap.

"Tentunya masyarakat ada yang kurang paham, mungkin kurang sosialisasi, ada juga yang tidak tahu pelatnya ini tanggal berapa," ujarnya.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono, menambahkan pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat tidak perlu takut ketika menghadapi Asian Games. Sebanyak 204 bus Transjakarta telah disediakan sebagai tambahan kendaraan umum.

Penambahan ratusan kendaraan itu juga dikatakan Bambang sengaja dilakukan supaya masyarakat mulai sadar untuk menggunakan angkutan umum.

"Jadi kalau tidak ada ganjil genap macetnya ke mana-mana, alternatif sudah ada kita sediakan bus sebanyak 204 bus, kita ingin mengubah mindset," ucapnya.
Selain itu sebanyak 50 bus juga disediakan untuk digunakan masyarakat menuju ke venue pertandingan Asian Games. (ayp/ayp)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK