Suhu Dingin di Bandung Mencapai 16 Derajat Celsius

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 28/07/2018 12:42 WIB
Suhu Dingin di Bandung Mencapai 16 Derajat Celsius Pemandangan pedesaan yang tertutup kabut di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (7/7). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam beberapa hari terakhir suhu udara di Kota Bandung kembali terasa lebih dingin, terutama saat malam hari hingga dini hari.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung mencatat, suhu di Bandung pada Sabtu (28/7) berkisar antara 17,2-31,2 derajat Celsius.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung Tony Wijaya mengungkapkan, kelembapan udara berkisar 40 persen hingga 85 persen.


"Arah angin pada umumnya dari arah tenggara dengan kecepatan antara 5-20 kilometer per jam," ujar Tony dalam keterangan tertulisnya.

Tony menjelaskan, suhu dingin di Bandung tidak terlepas dari kondisi cuaca di Benua Australia.

Sebab rentang antara bulan Juli, Agustus, dan September di Negara Kanguru sedang terjadi musim dingin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat ini terdapat gangguan regional berupa Badai Jongdari di Laut Filipina sebelah selatan Jepang.

Badai itu menyebabkan kondisi angin yang melewati Jawa Barat masih relatif kencang berada pada kecepatan 36 km/jam pada ketinggian satu kilometer di atas permukaan laut.

Ia juga memprediksi suhu udara di Bandung akan terasa sejuk dalam beberapa hari ke depan.

"Untuk tanggal 29 Juli 2018, suhu berkisar antara 16,0 - 30,6 derajat celsius," kata dia.

Lebib lanjut ia mengatakan suhu minimum sampai 16 derajat Celsius hari ini merata di seluruh wilayah Kota Bandung dengan perkiraan cuaca cerah dan cerah berawan.

Kondisi suhu dingin ini dirasakan oleh sejumlah warga Bandung.

Daniel (23), sorang pekerja swasta mengaku, pada pagi hari kota Bandung sangat terasa dinginnya.

"Paling kerasa dinginnya hari ini. Kalau kemarin-kemarin masih biasa saja," ujarnya.

Sementara itu, Mujib (38) mengaku suhu dingi di Bandung sangat terasa terutama tengah malam.

Bahkan ketika pagi hari berkendara motor untuk bekerja, dia merasakan kedinginan.

"Saya masak mie instan tengah malam tapi cepat banget dingginya," cetusnya.

(hyg/ard)