FOTO : Mereka yang Bertahan dari Guncangan Gempa Lombok

AFP, Antara Foto,, CNN Indonesia | Senin, 30/07/2018 17:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan orang mengungsi akibat gempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang NTB pada Minggu (29/7). Para penyintas kini bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Ridwan Wahyudi (6) salah seorang anak korban gempa bumi dipangku orang tuanya di tenda pengungsian SDN 1 Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Selong, NTB, Senin (30/7). Korban gempa di posko membutuhkan makanan siap saji, obat-obatan dan selimut. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Sejumlah wisatawan pendaki Gunung Rinjani berhasil turun saat terjadi gempa.Menurut data Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) saat ini masih terdapat 826 orang yang terjebak di pos Plawangan Sembalun. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Gempa berkekuatan 6,4 SR itu bukan hanya menyebabkan ratusan wisatawan terjebak di Rinjani, tapi juga 16 tewas karena tertimpa reruntuhan. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
BNPB telah menurunkan bantuan logistik dan peralatan seberat 15 ton yang terdiri dari 50 unit tenda pengungsi, 100 unit tenda keluarga, 100 unit genset, lima ribu lembar matras, dan banyak peralatan lainnya. (AFP PHOTO / AULIA AHMAD)
Gempa susulan hingga Minggu (29/7) pukul 23.00 WIB tercatat ada 213 kali. Sementara Senin (18/7) dini hari hingga pagi ini Badan Meteorologi Kilmatologi dan Geofisika mencatat ada 15 gempa susulan. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Presiden Joko Widodo menjanjikan masyarakat terdampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah bisa menerima uang ganti rugi paling lambat besok pagi. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Seorang pengungsi perempuan mengambil air bersih dari tangki penampungan di Lombok. Diperkirakan 500 kepala keluarga (KK) terdampak oleh gempa berkekuatan 6,4 SR tersebut. (AFP PHOTO / AULIA AHMAD)
Ada tiga kecamatan yang terdampak terparah akibat gempa, yakni Kecamatan Sambelia dan Kecamatan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta Kecamatan Bayan di Lombok Utara. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)