"Soal berita PKS abstain yang lagi heboh sekarang, Saya ingin nyatakan itu pernyataan pribadi saya dan bukan keputusan resmi partai," ujar Suhud dalam pesan singkat, Kamis (2/8).
Suhud enggan menjelaskan rinci alasannya menyatakan demikian. Ia hanya mengatakan pengambilan keptusan strategis di PKS melalui dua tahap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, hasil keputusan DPTP dibawa ke sidang Majelis Syuro untuk dibahas lebih lanjut dan diambil keputusan resmi PKS," ujarnya.
"Itu salah satu opsi yang mungkin diambil kalau memang situasinya tidak memungkinkan," ujar Suhud saat dihubungi, Rabu (1/8).
Suhud pun berharap Prabowo mengikuti hasil ijtima ulama GNPF Ulama yang merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie sebagai cawapres untuk Prabowo atau menujuk delapan kader PKS yang dipromosikan sebagai capres dan cawapres.