Hal itu disampaikan Cak Imin menanggapi cawapres pendamping Jokowi yang hingga kini belum juga diumumkan.
Cak Imin menyatakan PKB dan mitra koalisi sudah bersepakat memberi waktu kepada Jokowi untuk mempertimbangkan cawapresnya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Skenario saya baru tunggal, wapresnya Pak Jokowi," ujarnya.
Untuk diketahui, Jokowi hingga kini belum menentukan cawapresnya pasca resmi diusung oleh PDIP sebagai capres di Pilpres 2019.
Beberapa nama cawapres yang berpotensi mendampingi Jokowi selain Cak Imin, yakni Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PPP Muhammad Romahurmuziy, mantan Ketua MK Mahfud MD, Kepala KSP Moeldoko, hingga Ketua MUI Maruf Amin.
Di Pilpres 2019, Jokowi kemungkinan bakal diusung sembilan parpol, yakni PDIP, Golkar, PKB, PPP, Hanura, NasDem, PSI, Perindo, dan PKPI.
PKB Nilai Koalisi Prabowo Belum Siap
Di tempat terpisah, Wakil Sekjend PKB Jazilul Fawaid memberi pandangannya terkait kubu Prabowo Subianto yang sejauh ini menjadi satu-satunya penantang koalisi Jokowi di Pilpres 2019.
Dia menganggap koalisi pendukung Prabowo belum siap karena dinamika di kubu Prabowo belum selesai, terutama dalam hal kandidat cawapres. Jazilul juga melihat pertemuan partai-partai koalisi Prabowo selama ini belum juga menemukan kata sepakat perihal cawapres.
"Saya dalam konteks dinamika ya, karena kubu sebelah ini belum selesai. Kalau di kita kan setengah selesai. Kalau di sana bentuknya nggak ada sama sekali, kalau kita sudah ada bentuknya," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Kamis (2/8).
"Pokoknya sampai hari ini hanya satu pasang, yang sudah jelas," kata Jazilul.
Jazilul menambahkan saat ini koalisi Jokowi juga sudah sampai dalam tahap pembentukan tim sukses dan strategi yang akan digunakan saat kampanye 23 September 2018 mendatang.
Melihat dinamika di kubu seberang, Jazilul memprediksi masa pendaftaran capres-cawapres oleh KPU diperpanjang. Diketahui, sesuai aturan, pendaftaran dimulai 4-10 Agustus 2018.
"Masih lama kelihatannya ini. Karena pendaftaran tanggal 4 sampai tanggal 10 itu kelihatannya nggak ada yang daftar. Nanti perpanjangan, sebulan lagi," ucap Jazilul. (osc/gil)