Tanpa Komunikasi, DKI Terbitkan SK JJ Rizal Masuk Tim Monas

Patricia Diah Ayu Saraswati, CNN Indonesia | Rabu, 08/08/2018 11:45 WIB
Pemprov DKI menerbitkan surat keputusan JJ Rizal sebagai anggota Tim Pertimbangan Monas. JJ Rizal mengaku tidak diajak komunikasi sebelumnya. Pemprov DKI menerbitkan surat keputusan JJ Rizal sebagai anggota Tim Pertimbangan Monas. JJ Rizal mengaku tidak diajak komunikasi sebelumnya. (CNN Indonesia/Gautama Padmacinta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah memastikan pihaknya sudah menerbitkan surat keputusan (SK) terkait bergabungnya sejarawan JJ Rizal dalam Tim Pertimbangan Monas.

"Sudah ada (SKnya)," kata Saefullah di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (8/8).

Saefullah mengaku telah menegur Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Asiantoro setelah mendapati JJ Rizal membantah dirinya tergabung dalam Tim Pertimbangan Monas.


"Tadi saya tegur itu, kepala dinas undang rapat diadminitrasikan dengan baik, daftar absensinya mana, undangan kedua absensi mana, ketiga, kalau itu jadi bukti, kalau yang bersangkutan sudah diundang tapi belum hadir karena kesibukan," tuturnya.

Saefullah menjelaskan tim pertimbangan Monas bertugas memberikan pertimbangan jika ada kegiatan besar yang dilakukan di Monas.

"Baik dari konten maupun paska acara," ucap Saefullah.

Saefullah berdalih tim pertimbangan Monas diperlukan untuk bisa mengambil keputusan yang tepat terkait dengan pemanfaatan kawasan Monas sebagai tempat penyelenggaraan acara.

Menurutnya akan lebih baik jika keputusan tersebut diambil oleh banyak orang dibanding beberapa orang saja.

"Kecerdasan bersama itu jauh lebih baik dari kecerdasan sendiri, kalau sendiri-sendiri jangan-jangan salah mengambil keputusan, kalau tim bersama-sama memberikan masukan," tuturnya.
Tanpa Komunikasi, DKI Terbitkan SK JJ Rizal Masuk Tim MonasSekda DKI Saefullah (kiri) saat berbincang dengan pemimpin Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

JJ Rizal sendiri mengaku bingung saat namanya masuk dalam Tim Pertimbangan Monas bentukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Rizal menyebut dirinya tak pernah menerima surat penunjukan sebagai anggota Tim Pertimbangan Monas.

"Bahkan saya tidak pernah diajak bicara soal pembentukan dewan itu dan apa tujuannya. Sebab itu bingung kalau ujug-ujug nama saya ada di dalamnya," ucap Rizal kepada CNNIndonesia.com via pesan singkat, Rabu (8/8).

Kendati demikian, ia mengaku memang sempat dapat undangan untuk menghadiri sebuah pertemuan di Monas. Ia diundang hadir ke sebuah acara gerak jalan yang digelar sebuah merek makanan, namun ia menolak hadir dalam acara tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 276 Tahun 2018 tentang Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monumen Nasional. Kepgub tersebut ditandatangani Anies pada 2 Februari silam.

Tim yang nantinya akan digaji sebesar Rp461 juta selama delapan bulan bekerja. Gubernur, Wakil Gubernur, Deputi Gubernur bidang Budaya dan Pariwisata menjabat sebagai pembina dalam tim tersebut.

Ketua tim tersebut adalah Sekretaris Daerah didampingi Wakil Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menjabat sekretaris.

Anggota terdiri dari Badan Pengelola Aset Daerah, Badan Pajak dan Retribusi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, UPK Monas, Biro Perekonomian Setda, Kementerian Sekretariat Negara, Polda Metro Jaya, serta Kodam Jaya.

Dalam tim juga terdapat unsur non pemerintahan yakni Anhar Gonggong, JJ Rizal, dan Asro Kamal Rohan. (gil)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK