Pencopotan Bendera di Kalibata City, Polisi Periksa Pengelola

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 16/08/2018 21:54 WIB
Pencopotan Bendera di Kalibata City, Polisi Periksa Pengelola Ilustrasi Bendera Merah-Putih. (mufidpwt/Pixabay).
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap pengelola Apartemen Kalibata City terkait video yang menayangkan dugaan pencopotan bendera Merah Putih dari balkon salah satu penghuni. 

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan pemeriksaan baru dilakukan terhadap pengelola apartemen. Dari keterangan yang didapat, pengelola membantah peristiwa seperti yang terjadi dalam rekaman video tersebut.

"Sebenarnya prosesnya (proses pemeriksaan) belum tuntas, kita baru dapat informasi sepihak dari pengelola," ujar Indra kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/8).


Peristiwa yang terjadi pada Kamis siang itu, kata Indra, berawal dari izin seorang pengelola untuk mencopot bendera milik salah satu penghuni. Dari situ, komunikasi masih berjalan baik.

Pengelola meminta kepada penghuni apartemen dimaksud untuk memasang bendera di tempat yang sudah disediakan, yakni di lantai dasar. Penghuni itu pun setuju.

"Kalau menurut pengelola tidak benar demikian, dia datang ke atas kemudian mau mengetuk pintu dengan sopan, ibu itu keluar, pihak satpam menyampaikan bahwa bendera alangkah baiknya kalau dipasang di bawah, sehingga disarankan untuk memindahkan," kata Indra.

"Dia bilang, ibu itu bilang ya sudah nanti saya buka, terus si pengelola menawarkan diri apa bisa saya bantu bu, ya sudah kalau begitu buka saja, dibuka bendera itu pun dibuka (dicopot) oleh ibu itu," ucapnya.

Namun, setibanya di bawah terjadi keributan seperti yang terekam dalam video tersebut. Keributan itu seolah-olah pengelola memasuki pekarangan penghuni apartemen tanpa izin.

Indra mengatakan dari informasi yang beredar, pemicu keributan diduga berasal dari warga yang ingin meminjam koridor untuk melakukan makan-makan di sore hari.

Atas dasar itu polisi masih melakukan penelusuran lebih jauh sumber keributan. Bukan tak mungkin, keributan seperti di video itu dipicu hal lain.

"Kita masih mendengar informasi, makanya kita mau klarifikasi, mungkin ada pemicu sebelumnya, katanya dari pihak warga mau minjam tempat di koridor itu makan-makan buat sore," ucapnya.

Lebih jauh Indra mengaku pihaknya masih menyelidiki SOP pemasangan bendera di Apartemen Kalibata City. Hingga kini dia mengaku belum mendapatkan secara rinci apakah memang bendera tidak diperbolehkan untuk dipasang di balkon penghuni.

Sejauh ini, Indra mengatakan pencopotan bendera baru dilakukan terhadap satu orang seperti yang ada di dalam video.

"Nah itu lagi kita dalami, apakah ada aturan dari mereka dipasang di tiang yang sudah disiapkan atau memang ada area tertentu yang telah disediakan sehingga bisa mewakili semua, kan bisa juga seperti itu," ujarnya.

Meski demikian, Indra mengaku polisi juga masih melakukan proses mediasi terhadap pengelola dan penghuni apartemen.

"Malam ini lagi dimediasi, mau diselesaikan malam ini. Anggota kita masih di sana, masih mediasi, jadi belum lengkap. Termasuk ibu itu belum diminta keterangannya gimana," kata Indra. (osc)


BACA JUGA