Ditanya Soal Prostitusi Apartemen, Anies Klaim Urus Kebakaran

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Jumat, 30/03/2018 17:42 WIB
Ditanya Soal Prostitusi Apartemen, Anies Klaim Urus Kebakaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah), di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (9/3). (Foto: CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan masih mempelajari kasus prostitusi yang terjadi di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan dan belum ada langkah yang bakal dilakukan Pemprov DKI terkait dengan masalah ini.

"Saya pelajari dulu," ujar Anies di Hotel Amaris, Jakarta, Jumat (30/1).
Saat disinggung soal pengawasan yang dilakukan Pemprov DKI terhadap Apartemen di Jakarta, Anies juga menolak berkomentar.

Ia beralasan masih ingin fokus menyelesaikan masalah kebakaran di Taman Kota, Jakarta Barat, terlebih dahulu.


"Saya urusan kebakaran dahulu hari ini," ujarnya merujuk pada insiden kebakaran di pemukiman padat tersebut yang terjadi pada Kamis (29/3) sore. 

Sebelumnya, kepolisian kembali menemukan praktik prostitusi yang terjadi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Saat mengungkap praktik prostitusi tersebut, polisi menangkap empat orang yang diduga menjalankan peran masing-masing.
Tiga orang muncikari berinisial SL (50), IP (27), MP (21) ditangkap bersama seorang petugas kebersihan YP (19).

Berdasarkan penyidikan terdapat empat kamar yang digunakan sebagai tempat prostitusi. Para muncikari menetapkan harga Rp350 ribu per kamar, sementara harga untuk satu orang PSK berkisar antara Rp250 ribu dan Rp500 ribu.

Praktik prostitusi di Apartemen Kalibata bukan pertama terjadi karena sebelumnya  kepolisian juga berhasil mengungkap praktik prostitusi dengan modus yang sama.

Selain prostitusi, di Apartemen itu Kepolisian juga pernah meringkus beberapa pelaku kasus tindak pidana narkoba.
(arh/arh)