"Ya Presiden melihat kepentingan lebih besar dari sisi perekonomian, saya selama ini kan sudah menyampaikan saya fokus untuk mengelola keuangan negara," kata Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (21/8).
Sri Mulyani mengatakan pembatalan itu sudah dibahas bersama Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut dia situasi perekonomian Indonesia lebih membutuhkan perhatiannya. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menegaskan keputusan itu sudah sesuai komitmen awal dalam Kabinet Kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya saya mengatakan saya fokus di APBN dan itu sesuai dengan Presiden," katanya.
Sri Mulyani sempat masuk daftar tim pemenangan. Sejumlah pejabat yang turut tercatat ialah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden keenam Try Sutrisno, Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Para menteri, kata Pramono, dalam tim sukses berlaku sebagai pengarah sehingga tidak bergerak teknis di lapangan.