Polisi Duga WN China di Hotel Gambir Dibunuh Pria Bermasker

CTR, CNN Indonesia | Kamis, 30/08/2018 17:58 WIB
Polisi Duga WN China di Hotel Gambir Dibunuh Pria Bermasker Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi memburu pelaku pembunuhan terhadap perempuan warga negara China, Huang Shu Ping, yang ditemukan tewas di kamar 202 Hotel Time Out, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (26/8). Polisi menduga Huang Shu Ping dibunuh seorang pria yang menggunakan masker.

Berdasarkan keterangan para saksi, Huang terlihat bersama seorang pria bermasker itu. Huang dan pria itu masuk ke dalam kamar hotel Time Out yang telah dipesan.

Kasat Reskrim Ajun Komisaris Besar Tahan Marpaung mengatakan CCTV juga merekam keduanya masuk berbarengan ke dalam hotel tersebut pada Kamis (23/8). Kamar di hotel tersebut dipesan oleh pria yang datang bersama Huang itu.


"Itu pria bermasker masuk sama korban, itu hari Kamis, keterangan saksi jam 15.00 WIB masuk, jam 23.00 WIB malamnya keluar si pria bermasker itu," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/8).
Selama tiga hari di dalam hotel, kata Tahan, keduanya tidak pernah meminta pihak hotel untuk membersihkan kamar.

Tahan mengaku polisi kesulitan untuk mengungkap pelaku sebab informasi yang diperoleh dari hotel sangat minim. Selain itu, jumlah saksi juga sangat sedikit.

"Pihak manajemen hotel agak susah. Kami kekurangan saksi-saksi mohon doanya saja semoga terungkap," tuturnya.

Saat penggeledahan kamar hotel itu, kata Tahan, polisi tidak menemukan senjata tajam yang diduga digunakan oleh pelaku untuk membunuh Huang. Hasil visum terhadap jenazah Huang juga belum keluar.

Huang ditemukan dalam keadaan tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya pada Minggu (26/8) sekitar pukul 14.30 WIB. Dia ditemukan oleh Room Boy bernama Heri Irawan.

Kini, jasad Huang masih berada di RSCM. Tahan mengatakan pihaknya sudah menghubungi pihak kedutaan untuk menghubungi keluarga Huang agar jasadnya dapat dibawa ke China untuk dimakamkan.
(ugo)