Saat kejadian, Franky tancap gas usai menabrak pemotor alih-alih memberhentikan kendaraannya. Alhasil terjadi aksi kejar-kejaran antara Franky dengan sejumlah pengemudi ojek online.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Taman Sari, Komisaris Polisi Rango Siregar menjelaskan detik-detik pelarian Franky hingga akhirnya dikepung massa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itulah posisi Franky terjebak. Panik dengan kejaran massa, dia justru nekat menerobos dan menabrakan mobil Nissan B 1965 UIQ yang dikendarainya ke bagian belakang bus Transjakarta.
[Gambas:Twitter]
Tak hanya itu, karena ramainya warga yang mengepung, Franky mencoba melarikan diri dengan menabrakkan mobilnya ke pembatas atau separator busway.
Namun kejadian tersebut sempat terekam dalam video dan menyebar di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat mobil Franky telah dikepung massa. Beberapa kali mobilnya dipukul dengan helm para pengemudi ojek online. Franky pun sempat menabrak bagian belakang Transjakarta hingga akhirnya menabrak pembatas busway dan mobilnya tersangkut di sana.
Konsumsi Sabu
Rango mengatakan dari hasil penggeledahan di mobilnya ditemukan tiga butir obat kuat merk Lian Zhan Qi Tian, empat butir obat penenang merek esilgan estazolam, dua tutup botol alat pakai sabu, dua plastik klip kosong bekas sabu, satu pipet, aluminium foil bekas pakai, korek api dan sedotan.
"Iya (mengemudi usai gunakan sabu), dari tes urine positif menggunakan narkoba," tuturnya.
Saat ini, kata Rango, Franky masih berada di Polsek Tamansari untuk diperiksa.
Sementara itu korban tabrak lari Franky mengalami luka ringan. "Korban luka ringan," ucapnya. (osc/sur)