Anies Godok Alih Fungsi Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rusun

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 18:49 WIB
Anies Godok Alih Fungsi Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rusun Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama buat melakukan alih fungsi wisma atlet di Kemayoran menjadi rumah susun (rusun) elite nampaknya belum pasti terwujud. Sebab, aset itu masih tercatat sebagai milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan pengubahan fungsi harus dibicarakan terlebih dulu dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Supaya kita sinkron dulu, karena secara aset masih aset pusat," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (4/9).

Anies menyebut meski secara hukum wisma atlet adalah milik pemerintah pusat, tetapi lokasinya berada di Jakarta. Dia beralasan maka dari itu warga Jakarta berhak memanfaatkan wisma atlet itu.



"Tentu memanfaatkan warga yang berada di Jakarta," ujarnya.

Anies mengaku belum bisa memberi kepastian apakah nantinya wisma atlet akan dialihfungsikan atau tidak.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memang berencana mengubah fungsi wisma atlet menjadi rusun, setelah perhelatan Asian Games 2018.

Ahok beralasan pengubahan fungsi itu sesuai dengan kesepakatan awal saat tanah yang digunakan untuk membangun wisma atlet dihibahkan dari Sekretariat Negara (Setneg) ke Pemprov DKI Jakarta.

"Waktu kami mendapatkan tanah dari Setneg, dari presiden itu sudah dicantumkan bahwa ini peruntukan bukan komersial, tapi sebagai rusun yang sebelum dipakai jadi rusun akan dipinjamkan dulu buat atlet," kata Ahok saat itu.

Ahok mengatakan rusun tersebut rencananya akan disewakan bagi warga Jakarta kalangan menengah ke atas


"Semua kalau udah selesai itu jadi rusun untuk kelas yang bisa bayar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per hari. Jadi kelas-kelas berdasi, targetnya tuh dia (warga) yang kerja di Jakarta tapi enggak mampu beli rumah di Jakarta, jadi dia bisa tinggal di rusun," ujar Ahok. (ayp)