Jokowi Tegaskan Tak Setop Tunjangan Profesi Guru

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 21:26 WIB
Jokowi Tegaskan Tak Setop Tunjangan Profesi Guru Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah tidak akan menghentikan pemberian tunjangan guru. Hal itu dikatakannya menanggapi ragam berita palsu atau hoaks di media sosial terkait tunjangan profesi guru. Menurutnya, kabar tersebut adalah hoaks.

"Pada kesempatan ini saya tegaskan berdiri di depan dan berjuang membela kepentingan guru-guru agar dapat melaksanakan tugas mulianya mendidik kader-kader bangsa di negara kita," kata Jokowi, melalui keterangan resmi, Rabu (6/9).


Hal itu disampaikan saat memberikan kuliah umum di Gelora Hasta Brata, Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA), Surabaya, siang ini.


Sebelumnya, beredar kabar Kementerian Keuangan resmi menghentikan penyaluran dana tunjangan guru di beberapa daerah yang memiliki sisa dana dalam rekening daerah.

Tunjangan yang disebut-sebut akan dihentikan melingkupi Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Khusus Guru, serta Dana Penghasilan Tambahan Guru.


Jokowi mengatakan hal itu pun sebenarnya telah diklarifikasi langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu yakni Kementerian Keuangan hanya menghitung kembali jumlah yang akan dibayarkan. Atas dasar itu, kata Jokowi, tak ada alasan bagi pemerintah mengurangi bahkan memberhentikan Tunjangan Profesi Guru.

"Karena itu adalah imbalan yang memang seharusnya diperoleh guru atas pengabdian profesi yang telah dan akan diabdikan untuk bangsa selama-lamanya," tutur mantan Wali Kota Solo ini.

(arh/sur)