Istana Sebut Truk Brimob Kecelakaan Bukan Saat Kawal Jokowi

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 20:50 WIB
Istana Sebut Truk Brimob Kecelakaan Bukan Saat Kawal Jokowi Kecelakaan truk Brimob di Mojokerto. (CNN Indonesia/Kurniawan Dian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan truk Brimob di Jalan Raya Menjeng, Desa Nogosari, Pacet, Kabupaten Mojokerto hari ini dikabarkan bukan bagian dari pengawalan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo. Pihak Istana pun meralat korban meninggal dalam kejadian itu.

"Pertama, tentunya kami menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya anggota Brimob Polda Jatim karena kecelakaan lalu lintas dalam melaksanakan tugas," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin saat dikonfirmasi, Kamis (6/9).

Pasukan Brimob Polda Jawa Timur yang menjadi korban dalam kecelakaan itu bertugas mengamankan wilayah lawatan, sebelum rombongan Presiden Jokowi tiba di sana.



Istana meralat jumlah korban tewas dalam kejadian itu. Mereka menyatakan satu orang anggota Brimob meninggal dalam insiden itu, yakni Aiptu Handi Eko Hardianto (43). Empat orang lainnya luka-luka yakni Brigadir Muklis (33), Bripka Suryadi (42), Bripka Agus Sujarwanto (42), dan Aiptu Heri Santoso (43). Sebelumnya Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan korban meninggal ada dua orang.

Seorang warga yang turut luka-luka ialah Kasan (53), warga Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kejadian ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika truk Brimob mengangkut 25 orang anggota menuju Desa Nogorsari, Pacet dari arah Cembor melalui jalur Jurang Menjing.

Hal itu dilakukan guna menyiapkan pengamanan di Pondok Pesantren Ammanatul Ummah di Desa Kembang Belor, Pacet yang menjadi titik kedua kunker Jokowi hari ini setelah PGRI.

"Kejadian 10.15 WIB, sementara Presiden tiba di Pesantren 14.30 WIB," kata Bey.

Laju truk itu tidak terkendali karena rem tak bekerja hingga menabrak mobil jenis Suzuki APV, kemudian terguling dan menimpa warga.

Sejumlah petugas dari Polres dan Kodim 0815 Mojokerto serta ambulans telah berada di Ponpes Ammanatul Ummah datang mengevakuasi para korban ke RS Sumber Glagah, Pandan untuk menjalani perawatan medis. (ayp/asa)