Prabowo: Debat Bahasa Indonesia Saja, Bahasa Kebangsaan

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Jumat, 14/09/2018 22:20 WIB
Prabowo: Debat Bahasa Indonesia Saja, Bahasa Kebangsaan Bakal capres Prabowo Subianto menolak debat Pilpres 2019 menggunakan bahasa Inggris. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bakal calon presiden Prabowo Subianto menolak debat menggunakan bahasa Inggris di salah satu tahapan debat kandidat Pilpres 2019. Menurutnya, hal itu tidak diperlukan.

"Enggak perlu, lah," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (14/9).

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto menilai bagus jika ada debat bahasa Inggris dalam salah satu tahapan debat kandidat Pilpres 2019. Namun menurut Prabowo jauh lebih baik apabila seluruh tahapan debat kandidat dilakukan dengan bahasa Indonesia.


Dia bilang Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak perlu menerapkan konsep debat menggunakan bahasa Inggris.

"Bahasa Indonesia saja. Bahasa kebangsaan," kata Prabowo.

Usul Yandri soal debat menggunakan bahasa Inggris juga tak mendapat tanggapan positif dari PKS yang juga mendukung Prabowo.

Ketua DPP PKS Nasir Djamil mengatakan sebaiknya debat capres tetap menggunakan bahasa Indonesia agar pemikiran para kandidat dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat. Hal serupa dinyatakan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Dari kubu koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, Sekjen PPP Arsul Sani menganggap usulan tersebut genit. Sementara Sekjen PKB Abdul Kadir Karding justru mengusulkan agar KPU sekaligus membuat lomba mengaji bagi kandidat capres-cawapres.

Sementara anggota KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada CNNIndonesia.com mengatakan pihaknya belum berencana mengubah format debat. Terlebih, konsep debat telah diatur dalam PKPU Nomor 23 tahun 2018.

Namun, kata dia, KPU tetap terbuka atas berbagai masukan dari masyarakat demi proses debat yang lebih bagus. Saat ini, Pramono mengaku belum mengerti bagaimana pengubahan konsep debat yang diinginkan kubu Prabowo-Sandiaga. (wis)