Ruki mengaku sekitar dua minggu yang lalu dirinya mendapat informasi dari seorang jaringannya bahwa Eddy ingin menyerahkan diri kepada KPK. Dia pun langsung meminta kepada yang bersangkutan datang ke Kantor KPK, Jakarta.
"Saya kan polos saja kalau memang mau serahkan diri datang saja ke KPK, menyerahkan diri," kata Ruki dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ruki, Atase Polri di Singapura kemudian menghubungi Direktur PIPM dan Direktur Penyidikan KPK untuk menyampaikan rencana penyerahan diri Eddy kemarin. Ruki menyebut Eddy dijemput tim KPK pagi tadi.
Sekitar pukul 12.20 waktu setempat Eddy, yang sempat menempati posisi penting di Lippo Group itu dibawa ke Jakarta. Tim KPK yang membawa Eddy sampai sekitar pukul 14.30 WIB, di Gedung KPK.
"Saya bukan mediator, saya cuma, orang itu minta bantuan ke saya, ya saya salurkan, sesuai salurkan resmi yang ada," kata Ruki.
"Saya sendiri tidak kenal Eddy, enggak ketemu sebelumnya, yang saya kenal adalah jaringan saya, ternyata jaringan saya link up, dalam dunia investigasi, intelijen, pemeliharaan jaringan harus terus dijaga," ujarnya menambahkan. (fra/osc)