Sandi Klaim Lebih dari 60 Persen Janji Anies Terlaksana

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 21:06 WIB
Sandi Klaim Lebih dari 60 Persen Janji Anies Terlaksana Sandiaga Uno saat diwawancara di rumahnya jalan Jenggala, Jakarta (20/9). (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut lebih dari 60 persen janji kampanye dirinya dan Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017 sudah terlaksana dalam kurun waktu satu tahun.

"Di DKI hasilnya bisa lihat sendiri; lapangan kerja tumbuh, program-program jalan, lebih dari 60 persen janji kerja dalam satu tahun pertama sudah selesai," kata Sandi saat ditemui usai memenuhi undangan pengajian di Masjid Tangkuban Perahu, Jakarta, Selasa (16/10).

Ia mencontohkan dengan program rumah dengan uang muka (down payment/DP) no rupiah yang sudah diluncurkan dengan merek Samawa atau Solusi Rumah Warga, belum lama ini.


Selain itu, program One Karcis One Trip (OK Otrip) yang sudah dijalankan dan diperbarui dengan merek Jak Lingko.

"Sudah jalan semua," ucap Sandi, yang juga merupakan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu.

Sandi juga menepis tudingan program Anies-Sandi yang gagal total. Misalnya program OK OCE. Prorgram itu diklaim Sandi malah banyak diminati warga luar Jakarta setiap kali dirinya berkunjung ke daerah berkampanye sebagai calon wakil presiden.

Ilustrasi OK OCE.Ilustrasi OK OCE. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
"OK OCE gagal total yah, katanya. Tapi kok diminati di Indonesia. Saya semua di pesantren itu kalau datang semua nanya ke saya kapan OK OCE bisa diterapkan di daerah," ujarnya.

"Kami terima masukannya dengan tangan terbuka. Tapi OK OCE alhamdulillah sudah hampir 55 ribu [pendaftar], tembus target yang di Jakarta," imbuh Sandi.

Dengan jumlah pendaftar sebanyak itu, Sandi menyebut program tersebut berdampak positif terhadap penurunan jumlah pengangguran di DKI Jakarta.

"Hasilnya sudah bisa dilihat kok, pengangguran di DKI turun 20 ribu. Ekonomi juga terus bergerak," ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut program OK OCE yang digagas Anies dan Sandi itu gagal total.

"Program ini awalnya dijanjikan untuk melahirkan 200 ribu pengusaha baru dengan 44 pos pengembangan. Diharapkan bisa tercapai dalam lima tahun. Artinya setiap tahun akan ada 40 ribu pengusaha baru. Nyatanya dari target itu tak ada yang bisa jalankan usaha, artinya terbukti program OK OCE gagal total dijalankan," kata Gembongdi Gedung DPRD DKI, Senin (15/10).

Di sisi lain berdasarkan situs okoce.me, jumlah pendaftar program ini telah mencapai 5.209 orang per 16 Oktober 2018. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di DKI Jakarta, dari Agustus 2017 ke Mei 2018 menurun sebanyak 16,38 persen. 

Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno saat hendak dilantik tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Oktober 2017.Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno saat hendak dilantik tiba di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Oktober 2017. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Meski begitu, Sandi mengaku memang masih banyak PR yang harus dijalankan oleh Anies selaku Gubernur. Apalagi sepeninggal dirinya Anies hingga kini masih 'solo karier' belum juga mendapat pendamping baru untuk menempati posisi Wagub.

"Kita doa semua, dari tadi kita doa juga semua ya buat Pak Anies. Banyak PR, PR di Jakarta yang Pak Anies perlu semua bantuan kita," katanya.

(tst/arh)