Kubu Jokowi Nilai Kritik Mobil Esemka Cuma Kebetulan

tim, CNN Indonesia | Jumat, 19/10/2018 04:56 WIB
Kubu Jokowi Nilai Kritik Mobil Esemka Cuma Kebetulan Pabrik perakitan mobil Esemka. (Screenshot via Instagram/@fxsuryadi77)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai kritikan soal mobil Esemka jelang Pilpres merupakan suatu kebetulan.

Hal itu ia sampaikan untuk menjawab kritikan politisi pendukung Prabowo-Ma'ruf Amin yang menuding Esemka hanya permainan menjelang Pilpres 2019.

"Soal kritik munculnya ketika mau pilpres itu kayaknya kebetulan aja," kata Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (18/10).


Karding pun memaklumi apa yang dikerjakan dan direncanakan oleh Jokowi selalu jadi bahan 'serangan' politik dari kubu Prabowo-Sandiaga.
Ia menegaskan bahwa program Mobil Esemka masih berjalan meskipun belum ditetapkan sebagai mobil nasional.

"Tapi faktanya yang penting sekarang sudah ada. Itu jusru harus kita dorong bagaimana agar itu lahir menjadi suatu produksi dari anak-anak bangsa sendiri," kata dia.

Karding lantas bercerita bahwa Mobil Esemka awalnya direncanakan untuk mendorong sekolah kejuruan untuk mengembangkan keterampilannya merakit mobil.

Lebih lanjut, siswa-siswi diharapkan bisa memproduksi komponen-komponen mobil yang kemudian akan digabungkan menjadi mobil nasional.

"Agar anak sekolah bisa memproduksi komponen tertentu baru kemudian dijadikan satu dan menjadi mobil yang diproduksi secara nasional. Dan itu belum terwujud kan," jelasnya.

Selain itu, Karding juga menyampaikan harapannya agar Esemka bisa didorong menjadi program mobil nasional tersebut agar bisa bersaing di pasar.

"Jadi ini harus didorong bersama agar nanti bisa kompetitif di pasar," katanya.

Presiden Jokowi menyatakan dirinya mendukung program mobil nasional saat menghadiri pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Tangerang beberapa waktu lalu.

Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyambut rencana baik Presiden Joko Widodo usai berkunjung ke Pondok Pesantrean (Ponpes) Krapyak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (14/10) pekan lalu.
Ia mendukung berjalannya program mobil Esemka yang sempat melambungkan nama Joko Widodo saat menjabat sebagai Walikota Solo.

Selain itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah pernah mengkritik bahwa Esemka hanya menjadi isu yang diangkat menjelang Pilpres.

"Ini soal Esemka ini akan menjadi permainan menjelang pilpres kayaknya ya. Jelaskanlah itu sebenarnya ada nggak sih mobilnya itu," kata Fahri. (ain/ayp)