Ratna Sarumpaet Mengeluh Tidak Bisa Makan di Tahanan

tim, CNN Indonesia | Selasa, 23/10/2018 03:54 WIB
Ratna Sarumpaet Mengeluh Tidak Bisa Makan di Tahanan Tersangka kasus penyebaran kabar bohong, Ratna Sarumpaet. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemeriksaan terhadap tersangka dugaan penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet kemarin terpaksa ditunda. Ratna beralasan dia tidak enak badan sehingga pemeriksaan diundur pada Selasa (23/10) besok.

Kuasa hukum Ratna, Insank Naszrudin mengatakan pihaknya meminta supaya pemeriksaan ditunda.

"Karena enggak enak badan jadi kami minta ditunda besok sore," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/10).
Ratna yang awalnya dibawa ke ruang pemeriksaan sekitar pukul 13.00 WIB itu pun keluar satu setengah jam kemudian. Saat ditanya apa yang dikeluhkannya, dia hanya mengatakan tidak bisa makan.


Ratna pun menganggukkan kepalanya saat ditanya apakah pemeriksaan batal dan kondisinya kurang sehat.

"Enggak bisa makan saja," katanya.

Ratna juga membantah saat dikonfirmasi apakah dia sebagai penggagas jumpa pers pada 2 Oktober lalu di kediaman Prabowo Subianto.
"Enggak. Saya enggak tahu dari mana pokoknya bukan saya," katanya.

Sejauh ini polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi seperti Amien Rais, Naniek Deyang, dan Dahnil Anzar Simanjuntak.

Selain itu terdapat juga Presiden KSPI Said Iqbal, pihak RS Bina Estetika hingga Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro.
Ratna ditetapkan tersangka karena disangkakan telah menyebarkan berita bohong tentang penganiayaan. Awalnya, foto wajah lebam Ratna beredar di media sosial dan dia mengaku dianiaya. Namun, dia akhirnya mengaku kalau kondisi itu akibat menjalani bedah kecantikan. (gst/ayp)